Diduga Sindikat, Polres Kepahiang Buru 1 Buronan Kasus Pencurian Mobil

Diduga Sindikat, Polres Kepahiang Buru 1 Buronan Kasus Pencurian Mobil

Diduga Sindikat, Polres Kepahiang Buru 1 Burunan Kasus Pencurian Mobil--Satreskrim Polres Kepahiang

Diduga Sindikat, Polres Kepahiang Buru 1 Buronan Kasus Pencurian Mobil

Radarkepahiang.id - Unit Pidum Satreskrim Polres Kepahiang, Polda Bengkulu masih terus melakukan penyelidikan terkait aksi pencurian mobil di Kabupaten Kepahang, Provinsi Bengkulu.

Melalui mulut 2 terduga pelaku AZ dan juga YL, warga Pondok Kubang Kabupaten Benteng yang sebelumnya diamankan, akhirnya diketahui ternyata masih ada satu nama lagi yang diduga juga ikut terlibat dalam aksi pencurian 2 unit mobil warga Kabupaten Kepahiang ini.

BACA JUGA:Berdasarkan Peringkat FIFA, Timnas Indonesia Kalah Jauh dari Guinea

Kapolres Kepahiang, AKBP. Eko Munaryanto, S.IK melalui Kasat Reskrim, AKP. Sujud Alif Yulamlam, S.IK menuturkan bahwa para pelaku pencurian mobil ini diduga memang merupakan sindikat spesialis pencurian mobil. Ini setelah pihaknya melihat ada banyak unit mobil yang telah dipereteli di dalam bengkel milik para pelaku saat penggerebekan berlangsung.

Terkait satu terduga pelaku yang masih buronan ini, Kasat Reskrim memastikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengejaran hingga nanti buronan tersebut berhasil ditemukan.

BACA JUGA:Tiket Terakhir Menuju Olimpiade, Pertandingan Timnas Indonesia Vs Guinea Digelar Tertutup

"Mereka ini diduga memang sindikat, bahkan dari hasil pemeriksaan terhadap keduanya, diketahui kalau ternyata ada satu orang lagi yang diduga juga ikut terlibat dalam aksi pencurian ini," ujar Kasat Reskrim.

Lebih lanjut dikatakan bahwa sejauh ini pihaknya masih akan mengumpulkan informasi lainnya dari para pelaku pencurian mobil yang sudah diamankan ini. Dengan demikian, keberadaan terduga pelaku yang masih buronan tersebut dapat segera terlacak.

BACA JUGA:Peluang Lulus Tanpa Hambatan, Ini Kisi-kisi Soal Tes Tertulis Seleksi Panwaslucam

"Kita akan kumpulkan dulu informasinya, baru nanti akan melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang masih buron tersebut," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa, Hingga Sabtu 4 Mei 2024, AZ dan juga YL, warga Pondok Kubang Kabupaten Benteng, Provinsi Bengkulu masih mendekam di balik jeruji Polres Kepahiang, Polda Bengkulu.

BACA JUGA:Gajinya Menggiurkan, Bawaslu Kepahiang Buka Pendaftaran Panwaslucam Pilkada 2024

Usai ditangkap lantaran diduga melakukan aksi pencurian 2 unit mobil, kedua warga Benteng yang berprofesi sebagai tukang bengkel ini langsung diinterogasi untuk mengungkap seberapa jauh aksi mereka di Wilkum Polres Kepahiang ini.

Kasat Reskrim menuturkan bahwa sejauh ini yang telah diakui oleh para terduga pelaku, hanya ada 2 mobil ini saja yang dicurinya di Wilkum Kepahiang ini. Satu mobil berhasil diembat di TKP depan markas Koramil sementara 1 lainnya di kawasan Mandi Angin, Kelurahan Pasar Kepahiang.

BACA JUGA:6 Kali Berturut-Turut, Kepahiang Kembali Raih WTP Dipenghujung Masa Jabatan Bupati Hidayattullah

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap keduanya, diketahui bahwa kendaraan yang berhasil dicuri ini nantinya akan dibawa ke bengkel yang menjadi bascamp mereka untuk 'dimutilasi'. Hal ini dilakukan agar si pemilik kendaraan atau yang dalam hal ini merupakan korban, sulit untuk melacak keberadaan kendaraannya.

Mobil pick up menjadi sasaran utama para pelaku pencurian mobil ini, sebab berdasarkan pengakuan keduanya kepada penyidik, kendaraan jenis ini adalah yang paling mudah untuk diubah untuk dijadikan mobil unit lain.

BACA JUGA:Pengakuan 2 Tersangka Pencurian Mobil Asal Benteng, Mobil Pick Up Paling Diincar, Ini Alasannya!

"Jadi mobil yang dicuri itu akan dibawa ke bengkel mereka untuk dipereteli, tujuannya agar korban kesulitan melacak kendaraannya. Sasarannya mobil pick up, karena menurutnya mudah untuk dipereteli dan diubah menjadi bentuk unit lain," lanjutnya.

Sementara itu pada saat penggerebekan berlangsung, di bengkel milik para terduga pelaku ini ditemukan banyak bangkai kendaraan yang sudah dimutilasi. Diduga kuat bangkai kendaraan ini juga merupakan barang hasil curian yang masih belum terjual oleh para terduga pelaku.

"Ada banyak bangkai kendaraan saat kita gerebek di lokasi, kemungkinan itu semua adalah hasil curian," singkatnya.

Sumber: