Ditemukan di Pondok Sawah, Bayi Perempuan yang Diduga Sengaja Dibuang Ini Jadi Rebutan Warga

Ditemukan di Pondok Sawah, Bayi Perempuan yang Diduga Sengaja Dibuang Ini Jadi Rebutan Warga

Ditemukan di Pondok Sawah, Bayi Perempuan yang Diduga Sengaja Dibuang Ini Jadi Rebutan Warga--Jimmy Mayhendra

Ditemukan di Pondok Sawah, Bayi Perempuan yang Diduga Sengaja Dibuang Ini Jadi Rebutan Warga

RK ONLINE - Meskipun belum di ketahui secara pasti siapa kedua orang tua dari bayi perempuan yang ditemukan di Pondok Sawah, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Namun sejumlah masyarakat mengaku bersedia untuk mengadopsi bayi yang bersangkutan.

BACA JUGA:Pakai Denda, Ini Tarif Parkir Terbaru RSUD Kepahiang

Bayi perempuan yang cantik ini, seketika jadi rebutan masyarakat yang mengaku siap untuk menggantikan peran orang tua kandungnya.

Seperti yang disampaikan oleh Nila Santi, warga Kecamatan Kepahiang yang mengaku siap mengadopsi bayi perempuan tersebut apabila nantinya kedua orang tuanya memang enggan bertanggung jawab.

BACA JUGA:Warga Ikut Diperiksa, Polisi Terus Dalami Kasus Penemuan Bayi Perempuan di Pondok Sawah

"Kalau seandainya nanti orang tuanya tidak mau mengurus bayi perempuan tersebut, tolong beritahu kami, biar kami saja yang mengurusnya," ujar Nila.

Bukan cuma Nila saja, Ani Fitriani yang juga warga Kepahiang mengaku memiliki keinginan yang serupa. Dirinya dan sang suami yang sampai saat ini belum dikaruniai keturunan, mengaku siap untuk mengadopsi bayi perempuan tersebut.

BACA JUGA:MANTAP, Bapokting Pasar Murah Pemkab Kepahiang Ludes Dalam Hitungan Jam

"Tega sekali orang tuanya, kami yang bertahun-tahun berharap saja masih belum diberi keturunan. Dari pada dibuang, lebih baik antarkan saja ke rumah orang-orang seperti kami yang belum punya keturunan, pasti akan kami rawat dengan baik," lanjutnya.

BACA JUGA:Begini Tips Mudik Agar Tubuh Fit dan Kesehatan Tetap Terjaga

Bukan cuma warga Kepahiang saja, namun warga Kota Bengkulu juga turut bersedia untuk mengadopsi bayi perempuan itu. Wanita yang mengaku bernama Rapa ini, mengatakan bahwa dirinya dan suami sudah 10 tahun berupaya untuk mendapatkan keturunan, namun hasilnya nihil.

BACA JUGA:Tanggapi Keluhan Masyarakat, Bupati Langsung Sidak Pangkalan Gas Elpiji dan Pasar

"Kami sudah 10 tahun berusaha untuk mendapatkan keturunan, kalau memang tidak suka dengan kehadiran anak itu, lebih baik berikan kepada kami saja. Kami akan rawat dengan sebaik-baiknya," demikian Rapa.

Sumber: