Belanja Pegawai Membengkak, Pemkab Kepahiang Sulit Rekrut CPNS!

Belanja Pegawai Membengkak, Pemkab Kepahiang Sulit Rekrut CPNS!

Belanja Pegawai Membengkak, Pemkab Kepahiang Sulit Rekrut CPNS!--DOK/RK

Radarkepahiang.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang dihadapkan pada dilema berat terkait penataan aparatur. Tingginya porsi anggaran untuk belanja pegawai membuat ruang fiskal daerah menjadi sangat terbatas, sehingga Pemkab Kepahiang dipastikan sulit untuk melakukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam waktu dekat.

BACA JUGA:Atasi Rambut Rusak, Ini 5 Hair Mask yang Tepat!

BACA JUGA:Warga Kabawetan Patungan Rp15 Juta Tampal Jalan Rusak, Begini Respon Bupati Kepahiang Zurdi Nata

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Kepahiang, Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si. Menurut Wabup, beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepahiang saat ini sebagian besar masih tersedot untuk kebutuhan pembayaran gaji dan tunjangan pegawai. 

Kondisi ini otomatis menekan alokasi anggaran untuk sektor pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA:Evaluasi Disiplin ASN di Kepahiang, Wabup: Hak Diterima, Kewajiban Harus Dipenuhi

BACA JUGA:Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bogor Baru – Tangsi Duren Gotong Royong Tambal Jalan Provinsi Berlubang 7 KM

"Kondisi keuangan kita saat ini benar-benar terkonsentrasi pada belanja pegawai. Porsi APBD kita untuk pos tersebut sudah cukup besar, sehingga untuk merekrut CPNS baru tentu menjadi tantangan tersendiri dan sangat sulit kita lakukan dalam kondisi fiskal seperti sekarang," tegas Abdul Hafizh.

 

Lebih lanjut, mantan birokrat senior ini menjelaskan bahwa rasio belanja pegawai secara nasional idealnya tidak melewati batas persentase yang membebani struktur anggaran daerah. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan keuangan daerah (KKD) Kepahiang masih sangat bergantung pada dana transfer pusat, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih memerlukan penguatan signifikan.

BACA JUGA:Pesona Telaga Hijau Karang Anyar Kepahiang: Dulu Viral Kini Sepi, Pengelola Berharap Bantuan Fasilitas

BACA JUGA:Mana yang Lebih Sehat untuk Sarapan, Overnight Oats vs Oatmeal Hangat

Kendati demikian, Pemkab Kepahiang tetap berupaya mencari solusi terbaik agar efisiensi anggaran dapat tercapai tanpa harus mengorbankan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Penataan tenaga honorer atau non-ASN juga menjadi salah satu fokus perhatian pemerintah daerah agar sejalan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku secara nasional.

BACA JUGA:Cocok Dipakai di Cuaca Panas, Ini 3 Rekomendasi Parfum Segar!

Sumber:

Berita Terkait