Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bogor Baru – Tangsi Duren Gotong Royong Tambal Jalan Provinsi Berlubang 7 KM

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bogor Baru – Tangsi Duren Gotong Royong Tambal Jalan Provinsi Berlubang 7 KM

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bogor Baru – Tangsi Duren Gotong Royong Tambal Jalan Provinsi Berlubang 7 KM--DOK/RK

Radarkepahiang.id  – Kondisi jalan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu yang menghubungkan Desa Bogor Baru, Kecamatan Kepahiang menuju Desa Tangsi Duren, Kecamatan Kabawetan kian memprihatinkan. Ruas jalan sepanjang kurang lebih 7 kilometer tersebut dipenuhi lubang menganga yang kerap mengancam keselamatan para pengguna jalan.

BACA JUGA:Pesona Telaga Hijau Karang Anyar Kepahiang: Dulu Viral Kini Sepi, Pengelola Berharap Bantuan Fasilitas

BACA JUGA:Mana yang Lebih Sehat untuk Sarapan, Overnight Oats vs Oatmeal Hangat

 

Lantaran tak kunjung menyentuh penanganan serius dari dinas terkait, warga setempat akhirnya memutuskan turun tangan. Secara swadaya dan gotong royong, masyarakat menambal sejumlah titik lubang yang dinilai paling membahayakan pengendara.

Tokoh masyarakat setempat Anca Alamsyah menegaskan bahwa aksi swadaya ini murni lahir dari rasa kepedulian masyarakat terhadap keselamatan sesama pengguna jalan.

BACA JUGA:Cocok Dipakai di Cuaca Panas, Ini 3 Rekomendasi Parfum Segar!

BACA JUGA:BBM Ramah Lingkungan Tiba di Kepahiang, Biodiesel B50 Resmi Dijual Rp6.800 per Liter di SPBU Kelobak

"Jalan ini merupakan akses vital yang saban hari dilalui masyarakat. Karena kondisinya banyak yang berlubang dan sangat rawan memicu kecelakaan, kami berinisiatif gotong royong memperbaikinya seadanya. Harapan kami tentu pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen," tegas Anca.

Ditambahkan warga, kerusakan di sepanjang jalur lintas ini sudah berlangsung cukup lama dan situasinya kian parah setiap kali hujan turun. Tak hanya mengancam keselamatan, buruknya akses jalan ini turut menghambat arus distribusi hasil pertanian serta mobilitas warga dari arah Kepahiang menuju kawasan wisata Kabawetan.

BACA JUGA:Cetak Kinerja Positif, Kejari Kepahiang Ringkus dan Eksekusi 10 Perkara Selama Setahun

BACA JUGA:Kulit Kepala Tetap Sehat, Ini 5 Kebiasaan Baik yang Perlu Dilakukan!

Di satu sisi, aksi gotong royong ini menunjukkan solidnya kebersamaan masyarakat Kepahiang. Namun di sisi lain, kondisi ini justru menjadi ironi mengingat ruas jalan tersebut berstatus jalan provinsi yang secara kewenangan berada di bawah naungan Pemprov Bengkulu.

BACA JUGA:ASN Bolos Kerja 10 Hari Gajinya Diberhentikan, Wabup Hafizh: Atasan Jangan Hanya Diam!

Sumber:

Berita Terkait