Disway banner

Gawat! Harga Kopi di Kepahiang Turun Lagi

Gawat! Harga Kopi di Kepahiang Turun Lagi

Gawat! Harga Kopi di Kepahiang Turun Lagi--DOK/RK

Radarkepahiang.id - Harga komoditas kopi di Kabupaten Kepahiang belum memberikan angin segar bagi para petani. Pasalnya, memasuki awal musim panen tahun 2026 ini belum ada tanda-tanda kenaikan harga komoditas kopi yang menjadi harapan bagi sebagian besar masyarakat.

 

Petani kopi dihadapkan dengan kondisi cemas akan anjloknya harga komoditas kopi, diawal Mei 2026 ini saja harga komoditas kopi diangka Rp46 ribu perkilogramnya.

BACA JUGA:Belanja Wajib Siltap Perangkat Desa November-Desember 2025 Masih Terhutang

BACA JUGA:Hindari Obat Ilegal, BPOM Sarankan Masyarakat Beli Obat Resmi Sesuai Dosis!

"Harga kopi diangka saat ini sudah sepekan ini, untuk kualitas asalan Rp46ribu perkilogram, sementara kualitas bagus Rp48 ribu perkilogramnya," kata salah satu pengusaha kopi asal Kabupaten Kepahiang Diarmansyah, S.Pd.

 

Dijelaskan Diar-sapannya, banyak faktor yang menyebabkan fluktuasi harga komoditas kopi saat ini, salah satunya seperti keterlambatan pengiriman, lantaranm banyaknya kapal ekspor yang delay dan tidak stabilnya kurs dolar saat ini.

BACA JUGA:Alami Tren Peningkatan Pengguna Mei 2026, Ini Aplikasi Penghasil Saldo DANA

BACA JUGA:Produktif Tanpa Menganggu Lingkungan Sekitar, Ini 3 Ide Ternak di Dak Rumah Tidak Bau dan Kotor

"Fluktuasi sering kali terjadi pada komoditas kopi ini, namun kita berharap harga kopi akan mengalami peningkatan seiring puncak musim panen, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani," ujar Diar.

 

Hanya saja, lanjut Diar, ia tidak bisa memastikan terkait dengan kenaikan ataupun penurunan harga komoditas kopi dalam waktu dekat. Karena menurutnya, harga kopi ini bergantung pada harga pasar dunia.

Sumber: