Puncak Musim Panen, Hargo Kopi di Kepahiang Mendadak Turun!
Puncak Musim Panen, Hargo Kopi di Kepahiang Mendadak Turun!--DOK/RK
Radarkepahiang.id - Memasuki puncak musim panen tahun 2026, saat ini harga jual biji kopi di Kabupaten Kepahiang mengalami penurunan cukup signifikan. Harga kopi turun sekitar Rp10.000 perkilogram, dimana harga jual biji kopi sebelumnya sempat diangka Rp60.000 perkilogram dan saat ini menjadi Rp50.000 perkilogramnya.
BACA JUGA:Ini Aplikasi Penghasil Saldo DANA yang Mudah Digunakan Menghasilkan Uang
Meski turun, namun para petani tampaknya tidak terlalu khawatir. Pasalnya, mereka masih mendapatkan keuntungan cukup banyak di musim panen tahun ini.
Dengan harga Rp50.000 perkilogram dianggap masih bisa membuat petani Kepahiang semangat memelihara dan memanen hasil buah kopi mereka. Salah satu pengepul biji kopi Kabupaten Kepahiang membenarkan jika saat ini harga jual kopi mengalami penurunan.
BACA JUGA:Awal Mula Terbentuknya Status Sosial Kaya dan Miskin
BACA JUGA:Waspada! Aktivitas Sehari-hari Ini Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Mata
"Iya, saat ini harga kopi mengalami penurunan hingga Rp50.000 perkilogramnya," kata Anton (48) pengepul kopi asal Kepahiang, Rabu 22 April 2026.
Namun, harga kopi jelang musim biasanya naik turun, pasalnya untuk buah selang atau buah awal musim memang harganya lebih murah dengan harga jual kopi hasil panen tahun lalu. Sementara itu, Nando (36) salah satu petani kopi asal Kepahiang mengatakan, memang biasanya jelang musim panen harga kopi sering mengalami penurunan.
BACA JUGA:LPG Subsidi hingga Plastik Naik, Tekanan Biaya Hidup Masyarakat Meningkat
BACA JUGA:BBM Nonsubsidi Naik, Menteri ESDM: Ikuti Harga Pasar, Tidak Diatur Pemerintah
Hal ini disebabkan hasil panen buah awal musim kualitasnya tidak terlalu baik dan belum banyak.
Sumber:




