Tolak Cairkan Dana Kelurahan, 12 Kelurahan di Kepahiang Terancam Disanksi, Verry: Tidak Sulit!

Tolak Cairkan Dana Kelurahan, 12 Kelurahan di Kepahiang Terancam Disanksi, Verry: Tidak Sulit!

Kondisi di salah satu kelurahan yang disebabkan oleh minimnya infrastruktur tingkat kelurahan/---Dok/Radarkepahiang.id

Selain itu Veri juga menjelaskan, pihak kelurahan sudah dua kali menjalani rakor. Baik itu dengan bagian pemerintahan, PBJ, dan pembangunan, maupun dengan pihak Badan Keuangan Daerah (BKD) Kepahiang. Akan tetapi nampaknya memang pihak kelurahan ini tidak mau merealisasikan anggaran Dana Kelurahan tersebut.

 

"Dari rakor yang disampaikan, harusnya pihak kelurahan sudah cukup mengerti. Karena sejak awal, alasan pihak kelurahan sendiri sangat klasik. Seperti tidak memiliki sarpras dan SDM yang memadai. Namun saya percaya, jika pihak kelurahan mau, anggaran Dana Kelurahan itu bisa dimaksimalkan dengan pemberdayaan fisik. Jadi di sisa waktu yang ada ini, kami berharap dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pihak kelurahan," demikian Verry.

BACA JUGA:Soal Indikasi Teroris di Kabupaten Kepahiang, Ini Kata Densus 88 Anti Teror!

Sebelumnya diberitakan bahwa Dana Kelurahan senilai Rp 2,4 Miliar yang rencananya akan dibagikan secara merata kepada 12 kelurahan di Kabupaten Kepahiang terancam hangus dan dikembalikan lagi ke kas negara. Bagaimana tidak, sampai dengan Senin 9 Oktober 2023, belum ada satu kelurahan pun yang mengajukan pencairan Dana Kelurahan Tahun Anggaran (TA) 2023 ini.

 

Bupati Kepahiang, Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM, IPU menuturkan bahwa sisa waktu penggunaan anggaran TA 2023 ini hanya menyisakan 2 bulan saja. Mengingat sampai dengan detik ini belum ada kelurahan yang mengajukan pencairan Dana Kelurahan tersebut, kemungkinan besar Dana Kelurahan untuk 12 kelurahan akan dikembalikan ke negara. 

 

"Sampai dengan hari ini, belum ada satu kelurahan pun yang telah mengajukan Dana Kelurahan 2023. Sementara sisa waktu hanya tinggal 2 bulan lagi, kalau pun dipaksakan cair pada akhir bulan kemungkinan bakal susah," ujar bupati Kepahiang.

BACA JUGA:Ruang Kerja Bupati Kepahiang 'Digerebek' Densus 88 Anti Teroris, Ada Apa?

Lebih lanjut dikatakan bahwa anggaran Dana Kelurahan dari pemerintah pusat ini sejatinya sudah 2 kali ditawarkan kepada 12 kelurahan yang ada di Kabupaten Kepahiang. Namun sejak penawaran pertama sampai dengan sekarang ini, belum ada satupun yang menerimanya dengan alasan takut.

 

"Kan sebetulnya ini sudah 2 kali (Dana Kelurahan), tapi tidak ada yang menerima karena takut," tutupnya.

 

Sejatinya sampai saat ini hampir di seluruh kelurahan dalam wilayah Kabupaten Kepahiang masih kekurangan infrastruktur. Tidak hanya jalan berlubang yang mengancam keselamatan, sejumlah fasilitas umum lainnya juga masih sangat membutuhkan sentuhan pembangunan. 

Sumber: