Oli Palsu Jadi Lumpur, Berikut Ini Tanda Jika Mesin Kendaraan Terlanjur Menggunakan Oli Palsu

Oli Palsu Jadi Lumpur, Berikut Ini Tanda Jika Mesin Kendaraan Terlanjur Menggunakan Oli Palsu

Kasat Reskrim Polres Kepahiang saat menunjukan contoh beberapa oli palsu--Radarkepahiang.id

Selain Hologram Seal, Security Code atau kode keamaan produk juga terdapat di tutup botol. Kode keamanan yang berupa kombinasi angka ini, dipastikan rusak setelah tutup botol dibuka.

Hal ini menjadi langkah yang tepat untuk mengantisipasi, adanya kemungkinan penggunaan oli secara berulang-ulang.

BACA JUGA:Mengejutkan! Ternyata Misteri Pesugihan Mampu Diungkap Peneliti Australia

3. QR Code

Bukan hanya Hologram Seal dan Security Code, cara yang paling tepat untuk mengecek keaslian oli mesin kendaraan yang asli atau oli palsu adalah, dengan menggunakan QR Code. 

Dengan mengadopsi teknologi terbaru berisi kode rahasia unik, QR Code memudahkan pemilik kendaraan atau konsumen dalam melakukan pengecekan keaslian produk oli kendaraan.

 

Ketika menggunakan verifikasi QR Code, konsumen akan mendapatkan sejumlah infomasi sesuai QR Code yang di-scan. Adapun beberapa informasi tersebut sebagai berikut: 

BACA JUGA:Wow! Dalam Sehari Pabrik Oli Palsu Mampu Memproduksi 312 Ribu Botol

1. Menginformasikan validasi oli sebagai oli genuine

2. Menginformasikan batas waktu penggunaan oli atau tenggat waktu kadaluarsa produk oli yang biasanya paling lama 3 tahun sejak aktivasi di supplier oli.

 

3. Menginformasikan jika terdapat data QR tidak dapat ditemukan. Hal ini tentu menimbulkan indikasi oli palsu dan jaringan atau konsumen bisa segera melaporkannya.

4. Selain itu konsumen juga hanya bisa melakukan scan QR Code maksimal 5 kali dengan Hp atau device yang  berbeda.

BACA JUGA:Detik Detik Penggerbekan Gudang Pabrik Oli Palsu, Polisi Temukan 7 Mesin Pengolahan yang Mengejutkan

Sumber: