Ternyata Ini Sebabnya Kenapa Muslim di Indonesia Diharamkan Merayakan Hari Valentine

Ternyata Ini Sebabnya Kenapa Muslim di Indonesia Diharamkan Merayakan Hari Valentine

Dasar dan ketentuan kenapa Muslim diharamkan memperingati Hari Valentine--Istimewah

 

اَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَأْخُذَ أُمَّتِى بِأَخْذِ الْقُرُونِ قَبْلَهَا ، شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ » . فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَفَارِسَ وَالرُّومِ . فَقَالَ « وَمَنِ النَّاسُ إِلاَّ أُولَئِكَ

 

Artinya:

"Kiamat tidak akan terjadi hingga umatku mengikuti jalan generasi sebelumnya sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta".

 

Lalu ada yang menanyakan pada Rasulullah SAW Apakah mereka itu mengikuti seperti Persia dan Romawi?

 Beliau menjawab, Selain mereka lantas siapa lagi?" 

HR Bukhari nomor 7319.

BACA JUGA:Pejabat dan PNS Siap-siap, Berkas Persiapan Mutasi Sudah Disusun BKDPSDM

Bukan hanya itu saja, fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 3 Tahun 2017 menyebutkan jika hukum dalam memperingati Hari Valentine bagi umat Islam adalah haram. Alasan dari fatwa tersebut, karena Hari Valentine bukan termasuk dalam tradisi Islam.

 

Bahkan MUI menilai jika Hari Valentine, dapat menjerumuskan dalam pergaulan bebas atau perzinahan seperti seks sebelum menikah dan Hari Valentine juga dianggap, berpotensi membawa kemudharatan atau keburukan.

Sumber: