Pembelian Gas Elpiji 3 Kg Wajib Barcode Belum Bisa Diterapkan, Ini Alasan Disperkop UKM Kepahiang

Pembelian Gas Elpiji 3 Kg Wajib Barcode Belum Bisa Diterapkan, Ini Alasan Disperkop UKM Kepahiang

Pembelian Gas Elpiji 3 Kg Wajib Barcode Belum Bisa Diterapkan, Ini Alasan Disperkop UKM Kepahiang--Jimmy Mayhendra

Pembelian Gas Elpiji 3 Kg Wajib Barcode Belum Bisa Diterapkan, Ini Alasan Disperkop UKM Kepahiang

RK ONLINE - Hingga Selasa, 26 Maret 2024, Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperkop UKM) mengatakan bahwa saat ini pola distribusi gas elpiji 3 Kg dari Agen hingga ke masyarakat, masih tetap menggunakan cara yang lama.

Sempat digadang-gadang akan berubah pola dengan menggunakan barcode, namun sayang sampai detik ini pun hal tersebut masih belum bisa dilakukan.

Kepala Disperkop UKM Kepahiang, Jan Johanes Dalos, S.Sos melalui Kabid Perdagangan, Abdullah, SE mengatakan bahwa untuk saat ini pembelian gas elpiji 3 Kg ini, masih menggunakan KTP seperti sebelumnya.

BACA JUGA:Jangan Tertipu Lagi, Ini 8 Perbedaan Buah Duku dan Buah Langsat yang Wajib Diketahui Pembeli

"Untuk pembelian gas elpiji memang belum bisa pakai barcode, kita masih menggunakan cara yang lama yaitu pakai KTP saja," ujar Abdullah.

Dirinya mengatakan bahwa untuk pembelian dengan menggunakan KTP ini, diperpanjang hingga bulan Mei 2024 mendatang. Namun kendati demikian, jika memang ada kebijakan baru yang diterapkan oleh pusat, maka aturan tersebut juga akan diberlakukan di tingkat daerah.

"Untuk pembelian gas elpiji menggunakan KTP, itu diperpanjang hingga Mei 2024. Tapi jika memang ada kebijakan baru, maka pasti akan diterapkan juga di daerah," lanjutnya.

BACA JUGA:Disuplay 5 Ribu Tabung Per Hari, Gas Elpiji 3 Kg di Kepahiang Bisa Mendadak Langka Saat Bulan Puasa

Sementara itu diberitakan sebelumnya, sulitnya masyarakat Kepahiang, Bengkulu dalam mendapatkan Gas Melon, semakin menguatkan indikasi kalau Gas Elpiji 3 Kg diduga ditimbun oleh oknum tertentu. 

Pasalnya dengan jumlah suplay dari agen yang sama sekali tidak berkurang dari biasanya, peredaran Gas Elpiji 3 Kg di Kabupaten Kepahiang malah semakin sulit didapatkan.

Bahkan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM atau Disperkop UKM Kepahiang mengklaim dan berani menjamin kalau selama ini, jumlah sebaran Gas Elpiji 3 Kg atau Gas Melon di Kabupaten Kepahiang masih tetap normal seperti biasanya dan tidak mengalami pengurangan.

BACA JUGA:Gas Elpiji 3 Kg Diduga Ditimbun, Disperkop UKM Kepahiang Pastikan Suplay Agen Tidak Berkurang

Kepala Disperkop UKM Kepahiang, Jan Johanes Dalos, S.Sos mengatakan jika saat ini, suplay Gas Elpiji yang diberikan oleh pihak Pertamina melalui para agen, selalu disalurkan dengan jumlah yang stabil dan tidak sama sekali tidak mengalami pengurangan.

Sumber: