Meledak dan Menewaskan 17 Orang 51 Luka-luka, Begini Kesaksian Korban Selamat Kebakaran Depo Pertamina!

Meledak dan Menewaskan 17 Orang 51 Luka-luka, Begini Kesaksian Korban Selamat Kebakaran Depo Pertamina!

Kobaran api nampak terlihat dalam insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpung.--Tangkapan layar

Diceritakan Heni kalau berdasarkan ingatannya, suara ledakan yang kedua, merupakan ledakan yang kemudian memicu kobaran api menjadi sangat besar dan menyebar luas hingga ke pemukiman warga. Sementara untuk ledakan yang terakhir, menimbulkan gumpalan asap.

BACA JUGA:Menpolhukam Ajak KPU 'Serang Balik' PN Jakpus Terkait Putusan Gugatan Prima, Mahfud MD: Sensasi Berlebihan!

"Ledakan paling besar yang ke dua dan yang ledakan ketiga itu, udah asap," tutur Heni.

 

Bersama dengan ledakan itu, Heni mengatakan jika jaringan listrik ikut mendadak mati. Di dalam kegelapan, Heni mengatakan jika dirinya dan keluarga langsung berupaya menyelamatkan diri. Saat itulah sambungnya, aksi saling berdesakan dengan warga lainnya tak dapat terelakan.

 

 "Meledak sampai enggak kelihatan. Udah mati lampu. Udah gelap." katanya.

BACA JUGA:Tenaga Honorer Non ASN Semakin Berpeluang Diangkat PNS Tanpa Tes, Simak Prioritas RUU ASN!

Tidak hanya sampai di situ saja, saat berlarian mengungsi dari rumah, Heni mengaku menyaksikan langsung dengan mata kepalanya sendiri jika ada pria lanjut usia terjatuh, perempuan hamil yang terpental.

 

"Orang hamil pada jatuh. Bapak-bapak jatuh dan itu menyeramkan sekali," kenangnya.

 

Heni Anggraeni yang berlindung di teras rumah sakit menyaksikan para korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang didatangkan dengan mobil ambulan. Para korban itu menurut Heni, dibawah hampir 20 unit ambulans. Ia mengaku melihat korban ledakan ini dengan berbagai macam luka di tubuh.

 

"Saya di sini kelihatan sekali lihatnya, ada yang kaku. Bapak-bapak mukanya, kakinya gosong. Ada anak kecil yang ususnya kelihatan gitu," ucap Heni sangat menyeramkan.

Sumber: