Disway banner

Harga Belum Stabil, Petani di Kepahiang Tunda Jual Kopi

Harga Belum Stabil, Petani di Kepahiang Tunda Jual Kopi

Harga Belum Stabil, Petani di Kepahiang Tunda Jual Kopi--Reka Fitriani

Radarkepahiang.id  - Harga jual biji kopi atau green bean jenis robustas di tingkat petani di Kabupaten Kepahiang mengalami penurunan yang signifikan dalam dua pekan terakhir. Setelah sempat menembus harga Rp70.000 perkilogram, kini harga kopi merosot tajam mencapai Rp48 ribu perkilogramnya.

 

Fluktuasi harga kopi ini menjadi perhatian serius bagi para petani di Kabupaten Kepahiang. Akibatnya, tak sedikit pada para petani yang terpaksa menunda penjualan hasil produktivitas kopinya.

BACA JUGA:Lagi Diburu Gamer, Buruan Download Aplikasi Penghasil Saldo DANA Ini!

BACA JUGA:Cara Menikmati Hidup Ditengah Dunia yang Serba Cepat, Ini Mengenali Slow Living!

"Harga kopi saat ini memang mengalami penurunan, tapi masih stabil diangka Rp47 ribu perkilogramnya," ujar salah seorang pengepul kopi di Kabupaten Kepahiang Rivaldi.

 

Kondisi ini, dijelaskan Rivaldi justru menyulitkan para pengepul, lamtaran petani lebih memilih untuk menunda penjualan hasil panen kopinya. Dengan harapan harga akan kembali membaik dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama.

BACA JUGA:Elegan! Ini 3 Jenis Tanaman Hias yang Cocok Ditaruh di Meja Tamu

BACA JUGA:Tetap Subur dan Tidak Makan Tempat, Ini Cara Menanam Sayur di Dinding

"Kalau harga kopi turun, kendala kita yang pengepul ini ikut melambat, karena banyak petani memilih untuk menunda penjualan kopi mereka," jelas Rivaldi.

 

Bersaing dengan kondisi tersebut, dikatakan Rivaldi para pengepul harus mengambil risiko dengan menawarkan harga yang lebih tinggi dari harga pasaran.

BACA JUGA:Kurangi Kerutan dan Memperlambat Penuaan, Minumlah 3 Gelas Air Ini

Sumber: