Kronologis Lengkap Kasus Amukan ODGJ Hingga Memakan Otak dan Potong Tangan Korban yang Tewas

Kronologis Lengkap Kasus Amukan ODGJ Hingga Memakan Otak dan Potong Tangan Korban yang Tewas

Kronologis Lengkap Kasus Amukan ODGJ Hingga Memakan Otak dan Potong Tangan Korban yang Tewas--Jimmy Mayhendra

Kronologis Lengkap Kasus Amukan ODGJ Hingga Memakan Otak dan Potong Tangan Korban yang Tewas

RK ONLINE - Meskipun sudah banyak masyarakat yang mengetahui aksi pembunuhan yang dilakukan oleh ODGJ berinisial RZ, warga Desa Simpang Kota Bingin Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Namun tak banyak yang mengetahui apa alasannya dan bagaimana awal mula aksi pembunuhan ini bisa terjadi.

Untuk mengobati rasa penasaran itu, kali ini Radarkepahiang.id akan mengulas terkait kronologis lengkap kejadian pembunuhan yang dilakukan oleh ODGJ asal Simpang Kota Bingin tersebut, berdasarkan informasi yang diterima dari Polsek Ujan Mas, Polres Kepahiang.

BACA JUGA:Meski Jadi Tulang Punggung, Ronaldo Gagal Tuntaskan Misi Juarai Liga Champions Bersama Juventus

Berikut penjelasan Kapolres Kepahiang, AKBP. Eko Munaryanto, S.IK melalui Kapolsek Ujan Mas, AKP. Trisaldi Siregar, SH.

Kejadian bermula saat masyarakat setempat tengah melakukan aktivitas seperti biasanya. Tak lama berselang, RZ mendatangi salah satu warung di desa setempat yang belakangan diketahui pemiliknya adalah Andi.

Entah ada permasalahan apa, RZ yang tiba-tiba datang langsung mengobrak-abrik warung tersebut dan melukai beberapa orang yang juga tengah berada di TKP. Informasi dihimpun Radarkepahiang.id, ada dua korban yang terluka, keduanya yakni Wulan dan Beni Pratama yang sama-sama mengalami luka ringan.

BACA JUGA:Menang Liga Champions 3 Kali Beruntun, Ada Rekor Baru yang Diciptakan Cristiano Ronaldo!

Belum puas dengan aksinya tersebut, RZ kemudian menyirami beberapa titik di warung dengan menggunakan bensin. Beruntung belum sempat dirinya memantikkan api di lokasi, warga setempat yang menyaksikan langsung berjibaku untuk mengejarnya.

Sayangnya RZ yang saat itu sadar tengah dikejar warga, kemudian berupaya melarikan diri ke arah persawahan.

"Pelaku sempat dikejar warga, namun tidak dapat karena sudah lebih dulu melarikan diri," ujar Kapolsek.

BACA JUGA:Sejarah 5 Trofi Liga Champions Cristiano Ronaldo Part II, Jadi Mimpi Buruk Atletico Madrid

Malangnya, dalam pelarian itu RZ secara tidak sengaja bertemu Yodes, warga Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong. Berakhir tragis, pertemuan ini berujung merenggut nyawa korban Yodes yang tidak lain masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan tersangka itu sendiri.

"Dalam pelarian, dia ini ketemu sama si korban. Sehingga terjadilah aksi pembacokan yang membabi buta itu. Sebelum meregang nyawa, korban memang sempat dianiaya dengan menggunakan parang panjang yang saat ini sudah kita amankan sebagai barang bukti," lanjutnya.

Sumber: