Janggal dan Tidak Wajar, Penemuan Mayat Warga Embong Sido yang Bunuh Diri Menuai Banyak Pertanyaan

Janggal dan Tidak Wajar, Penemuan Mayat Warga Embong Sido yang Bunuh Diri Menuai Banyak Pertanyaan

Janggal dan Tidak Wajar, Penemuan Mayat Warga Embong Sido yang Bunuh Diri Menuai Banyak Pertanyaan--Jimmy Mayhendra

"Nyo la ilang 6 hari, mungkin la lamo igo tegantung tula itam," tulis @Fatin Felia.

"La berapo hari ko panasnyo minta ampun, mungkin sinar matahari bikin nyo itam," singkat @Rika Anarsi.

Meskipun begitu, seluruh komentar masyarakat ini hanya sebatas opini belaka. Tidak ada keterangan dari ahli yang menyatakan apa penyebab tubuh korban menjadi hitam pekat dan juga posisi tangan dan kaki yang tampak bertumpu pada batang tersebut.

Di sisi lainnya, motif bunuh diri yang dilakukan oleh Gempa Carles masih di dalami polisi. Gempa Carles yang ditemukan tewas tergantung di pohon Jengkol yang berada di tengah kebun kopi ini, membuat warga setempat menjadi heboh.

BACA JUGA:Pencairan DD ADD Dalam Proses, Dinas PMD Tekankan Desa Segera Serap dan Terapkan Sesuai Aturan

Namun usut punya usut, beberapa bulan yang lalu, nama Gempa Carles ternyata sempat masuk dalam laporan polisi di Polres Bengkulu Utara, Polda Bengkulu.

 

Carles menjadi seorang terlapor dalam dugaan tindak pidana penggelapan mobil jenis Toyota Kijang LSX Nopol BD 1176 LL, milik ayah kandungnya sendiri.

Informasi ini juga dibenarkan oleh Kapolres Kepahiang, AKBP. Eko Munaryanto, S.IK melalui Kapolsek Bermani Ilir, AKP. Desri Zaldi.

"Iya benar, korban yang kita temukan gantung diri ini dulunya sempat terlibat kasus penggelapan mobil milik ayah kandungnya sendiri. Laporannya di Polres Bengkulu Utara," ujar Kapolsek.

BACA JUGA:Pimpin Safari Ramadhan di Desa Penanjung Panjang, Bupati: Tausiyah Menambah Wawasan

Disinggung terkait motifnya, sampai saat ini polisi juga masih melakukan penyelidikan. Namun sayang pihak keluarga malah menolak dilakukan penyelidikan lebih lanjut dengan cara menolak untuk melakukan autopsi.

 

"Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi," demikian Kapolsek.

Sekedar informasi kalaun kasus bunuh diri dengan cara gantung diri di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu ini, melibatkan seorang pria bernama Gempa Carles. 

Sumber: