Bayi Jenius, Begini Mengenali Tanda-Tanda Kecerdasan Sejak Dini

Bayi Jenius, Begini Mengenali Tanda-Tanda Kecerdasan Sejak Dini

Bayi Jenius, Begini Mengenali Tanda-Tanda Kecerdasan Sejak Dini/--www.freepik.com

 

Stimulasi Mental menjadi Kunci

Bayi memerlukan rangsangan yang beragam untuk mengoptimalkan fungsi otaknya, seperti rangsangan mental. Tak jarang, bayi dengan potensi jenius bisa menjadi rewel jika tidak diberikan rangsangan yang cukup. Orang tua perlu memahami bahwa respons rewel bayi bisa jadi merupakan kebutuhan akan rangsangan.

 

Penelitian telah berusaha menentukan apakah karakteristik tertentu pada bayi bisa mengindikasikan bakat. Sejumlah studi menyoroti konsep pembiasaan dan preferensi terhadap hal-hal baru sebagai tanda. Bayi yang menunjukkan ketertarikan pada hal-hal baru dan reaksi yang lebih intens bisa menunjukkan kapasitas yang lebih besar dalam menyerap dan menyimpan informasi.

BACA JUGA:Percepatan Penataan, BKN Evaluasi Data Tenaga Non ASN

Sebuah penelitian menemukan bahwa bayi-bayi tertentu menjadi lebih cepat terbiasa terhadap stimulus baru dibandingkan bayi lainnya. Pada usia delapan tahun, mereka dinyatakan berbakat berdasarkan tes IQ standar.

 

Ini menggarisbawahi pentingnya pengamatan dan perhatian orang tua terhadap tanda-tanda kecerdasan anak sejak dini. Dengan pemahaman ini, mereka dapat membantu memfasilitasi rangsangan dan perkembangan otak anak secara optimal.

BACA JUGA:Mengapa Kita Tetap Merasa Haus Meskipun Sudah Minum Banyak Air, Ini Penyebabnya!

Sumber: