Disway banner

Suara Hewan di Malam Hari: Mitos, Pertanda, hingga Penjelasan Ilmiah

Suara Hewan di Malam Hari: Mitos, Pertanda, hingga Penjelasan Ilmiah

Suara hewan malam hari--Dok/Net

Radarkepahiang.id - Pernah terbangun tengah malam karena ayam berkokok, anjing menggonggong tanpa henti, atau suara burung hantu yang bikin bulu kuduk merinding? 

Bagi sebagian orang, suara-suara itu bukan sekadar kebetulan. Ada cerita turun-temurun yang melekat: pertanda ada makhluk halus lewat, kabar duka akan datang, atau rezeki seret. 

Tapi benarkah begitu? Yuk kita bedah satu per satu, dari kacamata kepercayaan lama dan penjelasan ilmiah, supaya tidak gampang takut tapi juga tetap menghargai kearifan lokal.  

BACA JUGA:Inspirasi Dapur Rumahan: Ide Masakan Sederhana yang Praktis, Hemat, dan Tetap Lezat

1. Ayam berkokok sebelum tengah malam

Kepercayaan yang paling sering kita dengar kalau ayam jantan berkokok padahal belum jam 12 malam, katanya ada perempuan hamil yang lewat atau ada makhluk tak kasat mata melintas. Suaranya dianggap “kode alam”. 

Secara ilmiah, ayam punya jam biologis yang sangat sensitif terhadap cahaya. Retina mata ayam mengandung banyak sel kerucut, jadi kilatan lampu motor, petir, lampu teras tetangga, bahkan cahaya HP bisa menipu otaknya. Bagi ayam, terang sekecil apa pun bisa diartikan “matahari sudah terbit”. Akibatnya, ia berkokok meski baru jam 10 malam. Jadi bukan karena ada yang lewat, tapi karena polusi cahaya.  

 

2. Anjing menggonggong terus-menerus

Banyak yang percaya anjing bisa melihat hantu. Karena itu, kalau anjing melolong atau menggonggong lama di kegelapan, dianggap ada “penunggu” di sekitar rumah. 

Sains punya jawaban lebih masuk akal: pendengaran anjing 4 kali lebih tajam dari manusia dan bisa menangkap frekuensi sampai 65.000 Hz. Kita tidak dengar, tapi dia bisa dengar langkah tikus di plafon, desis ular di kebun, musang lewat pagar, atau bahkan suara TV tetangga yang volumenya kecil. Anjing juga sangat teritorial. Gonggongan panjang di malam hari sering kali cuma cara dia bilang, “Hei, ini wilayahku, jangan dekat-dekat.”  

BACA JUGA:Strategi Membangun Personal Branding yang Tetap Relevan di Era Digital

3. Burung hantu nongkrong dekat rumah

Suara “huk-huk” di atas genteng sering dikaitkan dengan kabar duka atau pesan penting. Dalam banyak budaya, burung hantu memang simbol misteri karena aktif di malam hari dan matanya besar menatap kosong. 

Sumber: