Cara Membuat CV ATS-Friendly agar Dilirik HRD, Peluang Lolos Seleksi Makin Besar
Seseorang sedang melamar pekerjaan--JIMMY/RK
Radarkepahiang.id - Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, Curriculum Vitae (CV) menjadi salah satu penentu utama apakah seorang pelamar akan dipanggil ke tahap berikutnya atau tidak. Namun, banyak pencari kerja belum menyadari bahwa saat ini sebagian besar perusahaan telah menggunakan sistem penyaringan otomatis atau Applicant Tracking System (ATS) untuk menyeleksi CV.
Sistem ini bekerja dengan memindai dan menyaring CV berdasarkan kata kunci, format, serta relevansi dengan posisi yang dilamar. Artinya, CV yang tidak ramah ATS berpotensi besar langsung tersingkir, bahkan sebelum dilihat oleh HRD.
Lalu, bagaimana cara membuat CV ATS-friendly agar peluang dilirik semakin besar? Berikut ulasan lengkapnya.
Gunakan Format Sederhana dan Mudah Dibaca
Salah satu kesalahan paling umum adalah penggunaan desain CV yang terlalu kreatif. Meskipun terlihat menarik secara visual, format seperti ini sering kali tidak dapat dibaca dengan baik oleh sistem ATS.
Gunakan format yang sederhana, dengan font standar seperti Arial atau Times New Roman. Hindari penggunaan tabel, grafik, ikon berlebihan, atau kolom yang kompleks. Pastikan struktur CV tersusun rapi dan mudah dipindai.
BACA JUGA:Fenomena Kejenuhan di Hari Libur, Saat Waktu Luang Justru Terasa Membosankan
Gunakan Kata Kunci yang Relevan
Kata kunci menjadi faktor utama dalam sistem ATS. Biasanya, kata kunci ini diambil dari deskripsi pekerjaan yang dilamar.
Misalnya, jika posisi yang dilamar adalah “Digital Marketing”, maka gunakan istilah yang relevan seperti SEO, content marketing, social media strategy, atau data analytics. Penempatan kata kunci ini harus alami dan sesuai dengan pengalaman yang dimiliki.
Gunakan Struktur Standar CV
Sumber:




