Aktivitas Gunung Marapi Terpantau Meningkat, Masyarakat Dilarang Mendaki Hingga Radius 3 Kilometer

Aktivitas Gunung Marapi Terpantau Meningkat, Masyarakat Dilarang Mendaki Hingga Radius 3 Kilometer

Aktivitas Gunung Marapi Terpantau Meningkat, Masyarakat Dilarang Mendaki Hingga Radius 3 Kilometer/---www.rri.go.id

 

"Pada tahun 2011, statusnya sudah Level II dengan beberapa erupsi. Kita sudah memberikan rekomendasi kepada para stakeholder untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," ungkap Hendra.

 

Pihak PVMBG menyampaikan rekomendasi teknis kepada stakeholder sebagai langkah mitigasi. Namun, mereka tidak memiliki kewenangan untuk melarang pendaki mendekati gunung tersebut karena hal tersebut merupakan wewenang daerah.

BACA JUGA:5 Jenazah Korban Erupsi Gunung Marapi Sumbar Berhasil Teridentifikasi

Sementara itu, Plt Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid, menginformasikan bahwa sejak erupsi pada Minggu 3 Desember 2023, erupsi terjadi beberapa kali hingga Senin 4 Desember 2023, Kolom teramati mencapai ketinggian sekitar 800 meter di atas puncak dengan abu berwarna kelabu hingga hitam.

 

Gunung Marapi tetap dalam status level dua atau waspada, dan masyarakat di sekitarnya dilarang mendekati radius 3 km dari kawah atau puncak gunung.

 

"Dari PVMBG, sudah disampaikan rekomendasi teknis kepada daerah terkait letusan Gunung Marapi ini," ujar Wafid.

 

Saat ini, dari total 75 pendaki Gunung Marapi, 15 orang masih dalam pencarian, 49 orang berhasil dievakuasi dan selamat, sementara 11 orang diketahui telah meninggal dunia.

BACA JUGA:Banyak Yang Salah, Berikut Ini Perbedaan Gunung Marapi dan Gunung Merapi

"Relawan sedang melakukan konfirmasi terkait korban yang diduga terdampak parah, 1-1,5 km dari kawah. 15 orang masih dalam pencarian, 49 orang sudah dievakuasi dan selamat," tambah Hendra.

Sumber: