Anggota Brimob Curhat, Sudah Bayar Rp650 Juta Tapi Masih Dimutasi

Anggota Brimob Curhat, Sudah Bayar Rp650 Juta Tapi Masih Dimutasi

Curhatan brimob riau soal mutasi- --Radarpalembang- disway.id

Anggota Brimob Curhat, Sudah Bayar Rp650 Juta Tapi Masih Dimutasi

RK ONLINE - Baru baru ini media sosial dihebohkan dengan curhatan seorang anggota Brimob Provinsi Riau yang masih saja dimutasi walaupun telah membayar uang dengan nilai Rp650 juta kepada Komandan Batalyon Pelopor B Brimob.

 

Anggota Brimob bernama Bripka Andry mengungkapkan kekesalannya melalui sosial media pribadinya @andrydarmairawan karena telah berusaha payah membayar Rp650 juta kepada komandannya namun masih dimutasi dari kabupaten Rokan Hilir ditarik ke Brimob Polda Riau Kota Pekan Baru.

BACA JUGA:Viral!! Tenaga Honorer Dinas Pariwisata Pamer Miras di Sosial Media

"Saya, Bripka Andry Darma Irawan, sebelumnya bertugas di Batalyon B Plopor Rokan Hilir Brimobda Polda Riau. Saya dimutasi, demosi tanpa adanya kesalahan dari Batalyon B Pelopor ke Batalyon A Pelopor yang berlokasi di Pekanbaru," curhatnya Bripka Andry.

 

Dia menjelaskan bahwa surat mutasinya sudah ditandatangani pada tanggal 8 Maret 2023. Terkait surat ini, Andry mengaku sudah bertemu dengan Komandan Brimob Polda Riau, Kombes Rony Lumban Gaol.

 

Dia mengungkapkan kepada komandannya bahwa dia masih harus merawat ibunya yang sedang sakit. Oleh karena itu, Andry memohon agar tidak dimutasi. 

 

Dalam curhatannya, Andry mengatakan bahwa komandannya di Pekanbaru menyatakan bahwa mutasi tersebut dilakukan karena dirinya sudah terlalu lama di Rokan Hilir dan tidak memberikan kontribusi yang memadai kepada satuan.

BACA JUGA:Video Viral: Isu Tutup Permanen Picu Banyak Orang Serbu Toko Emas!

Andry juga mengaku bahwa dia telah melaksanakan perintah Danyon Pelopor Rohil untuk mencari dana. Dia telah mengumpulkan sejumlah uang sebesar Rp650 juta.

Sumber: