Miliki 7.100 Eks Buku Bacaan, Perpusda Kepahiang Masih Minim Minat Baca!
Miliki 7.100 Eks Buku Bacaan, Perpusda Kepahiang Masih Minim Minat Baca!--Reka Fitriani
Radarkepahiang.id - Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kepahiang mengakui jumlah kunjungan ke Perpustakaan Daerah pada tahun 2025 tercatat mengalami penurunan. Namun, kondisi tersebut bukan disebabkan menurunnya minat baca generasi muda di Bumei Sehasen, melainkan dampak teknis pelaksanaan stock opname untuk pemutakhiran koleksi buku yang belum terlaksana.
BACA JUGA:Tanggungjawab Pemkab Kepahiang, BPJS TK Sasar Tenaga Kerja Informal di Kecamatan
BACA JUGA:Telat Sahkan APBDes, Desa di Kepahiang Terancam Tanpa DD
Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah Kepahiang Zikrullah, M.Pd menjelaskan bahwa saat ini jumlah koleksi buku bacaan mencapai 7.100 eksamplar. Namun, tidak seluruhnya buku baru, akan tetapi merupakan buku-buku lama yang ada di Perpustakaan Daerah.
"Perpustakaan daerah ini memang tersedia banyak buku, mayoritas pengunjung saat ini masih pelajar, bukan minat baca yang menurun. Akan tetapi tiap satuan pendidikan kan memiliki perpustakaan," jelas Zikrullah.
BACA JUGA:Bagaimana AI Membantu Konten Creator Cepat Dimonitisasi di Facebook Pro?
BACA JUGA:Ibu Rumah Tangga, Ini Tips Kerja Online yang Efektif
Disisi lain, dikatakan Zikrullah, pihaknya terus mendorong tumbuhnya minat baca dikalangan masyarakat, beberapa upaya yang terus dilakukan seperti meningkatkan pengembangan layanan perpustakaan dan kearsipan berbasis teknologi digitalisasi. Dia mengatakan, membaca itu penting dan perlu upaya guna mewujudkan masyarakat yang gemar membaca, karena membaca memiliki dampak positif yang banyak.
BACA JUGA:Ibu Rumah Tangga, Ini Tips Kerja Online yang Efektif
BACA JUGA:Teknik Berkebun Buah dalam Pot untuk Halaman Rumah yang Lebih Produktif
"Perpustakaan sebagai jendela informasi harus inovatif dan buat beberapa terobosan agar mampu meningkatkan minat baca masyarakat. Sebab, selama ini hanya sebagian yang ingin datang ke perpustakaan, itupun jika sudah butuh, dengan demikian kita harus inovatif agar bukan hanya tempat mencari informasi, namun juga bisa menjadi tempat rekreasi," jelas Zikrullah.
Sumber:










