Disway banner

Dihantam Badai, RSUD dan Sejumlah Rumah Warga Kepahiang Rusak Berat

Dihantam Badai, RSUD dan Sejumlah Rumah Warga Kepahiang Rusak Berat

Dihantam Badai, RSUD dan Sejumlah Rumah Warga Kepahiang Rusak Berat--Reka Fitriani

Radarkepahiang.id - Angin badai kencang disertai hujan melanda Kabupaten Kepahiang pada Jum'at 27 Februari 2026 pukul 01:30 WIB. Angin ekstreem tersebut menyebabkan beberapa rumah warga yang mengalami kerusakan, seperti pada bagian atap dan dinding rumah ambruk.

BACA JUGA:Mustajab dan Penuh Keutamaan, Ini Amalan Doa Bulan Ramadhan Agar Puasa Lebih Berkah 

BACA JUGA:Jangan Sesekali Dicoba, Berikut Ini Daftar Menu Sahur yang Paling Dilarang Untuk Kesehatan

Kerusakan berat akibat angin kencang itu terjadi pada beberapa lokasi, diantaranya Dusun I Desa Kampung Bogor, Dusun 3 Desa Bogor Baru, Desa Sidorejo, Kelurahan Pasar Kepahiang, Desa Tebat Monok dan atap rumah sakit pun ikut terdampak akibat angin kencang tersebut.

 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepahiang Hendra, ST menerangkan pihaknya sudah melakukan asesmen terhadap masyarakat yang terdampak bencana angin kencang.

BACA JUGA:Janji Gubernur Bengkulu, Hutang DBH Kabupaten Kepahiang Dibayarkan Maret Totalnya Rp35 Miliar

BACA JUGA:Safari Ramadhan di Kepahiang, Gubernur Bengkulu Salurkan Bantuan Listrik Hingga Masjid

"Dari kejadian angin kencang yang melanda Kabupaten Kepahiang disertai hujan lebat menyebabkan rumah-rumah warga rusak berat, kerusakan yang terjadi seperti melayangnya atap hingga dinding ambruk," jelas Hendra.

 

Dijelaskan Hendra, seperti rumah milik Murni warga Jl. Jepara Dusun I Desa Kampung Bogor, rumah bagian atap seluruhnya lepas dan rusak berat. Atapnya menimpa rumah tetangga dibagian samping dan dinding rumah tetangga dibagian samping dan dinding rumah ambruk, sehingga rumah tidak bisa dihuni dan untuk sementara pemilik mengungsi.

BACA JUGA:Angin Badai Kencang Melanda Kepahiang, Atap Hingga Rumah Warga Ambruk!

BACA JUGA:Dapatkan Saldo DANA Rp500 Ribu, Gunakan 5 Aplikasi Penghasil Uang

"Ada beberapa warga yang terdampak bencana angin kencang ini terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya, karena bagian atap rusak berat, bahkan ada yang dindingnya ambruk," jelas Hendra.

Sumber: