8 Titik Jalan dan 16 Titik Drainase Diusulkan Melalui Program IJD
8 Titik Jalan dan 16 Titik Drainase Diusulkan Melalui Program IJD--DOK/RK
Radarkepahiang.id - Ditengah keterbatasan anggaran yang dialami Pemerintah Kabupaten Kepahiang pada tahun anggaran 2026, daerah memanfaatkan program dan usulan anggaran yang diusulkan pada Pemerintah Pusat. Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.Ip menerangkan sejumlah usulan disampaikan Pemkab Kepahiang pada Pemerintah Pusat tahun ini guna meningkatkan infrastruktur pembangunan di daerah.
BACA JUGA:Selain ASN Kepahiang, Ada Potensi Tersangka Lain Dalam Perkara Lahan GOR
BACA JUGA:Dapatkan Rp256 Ribu dari Aplikasi Penghasil Uang 2026
Diantaranya, dijelaskan bupati sebanyak 8 titik jalan dan 16 titik drainase diusulkan pembangunannya pada tahun ini melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).
"Salah satunya kita usulkan pembangunan jembatan pada jalan eks PEDA KTNA yang menghubungkan komplek perkantoran-Barat Wetan, mungkin ini diprioritaskan pembangunan pada program IJD tahun ini nanti. Ini nanti seiring dengan akan dimulainya pembangunan gheotermal, ini akan menjadi akses jalannya," jelas Bupati Zurdi Nata.
BACA JUGA:5 Menu Sahur Praktis yang Mudah Dibuat Pemula
BACA JUGA:5 Model Teras Rumah di Gang Sempit Agar Terlihat Luas dan Modern
Bupati menerangkan selain jembatan Peda KTNA, sejumlah jalan yang diusulkan seperti jalan Renah Kurung-Batu Bandung, jalan Cinto Mandi-Langgar Jaya, jalan Pagar Gunung, jalan lingkar Sidorejo, jalan Suro Baru-Pekalongan, jalan lingkar Suro Baru dan jalan Pungguk Beringang.
BACA JUGA:BREAKING NEWS: ASN Kepahiang Ditetapkan Tersangka Kasus Lahan GOR!
BACA JUGA:Puskesmas se-Kabupaten Kepahiang Dipanggil APH, Ada Apa?
"Usulan pembangunan dengan program IJD yang kita usulkan sebanyak 8 titik pembangunan jalan dan 16 titik drainase. Semua yang kita usulkan ini adalah prioritas," ujar Bupati Zurdi Nata.
Sumber:



