Pendaftaran Magang ke Jepang Sampai Oktober

Pendaftaran Magang ke Jepang Sampai Oktober

DOK/RK : DAFTAR : Disnakertrans memperpanjang pendaftaran program magang ke Jepang.--

RK ONLINE - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lebong memperpanjang masa pendaftaran program  pemagangan kerja ke Jepang sampai akhir Oktober 2022 mendatang. Itu menyusul intruksi Pemprov Bengkulu yang meminta setiap kabupaten untuk memperpanjang masa pendaftaran selama empat bulan.

Plt. Kepala Disnakertrans Lebong, Beny Khodratullah, MM mengatakan perpanjangan masa pendaftaran ini dilakukan karena masih kurangnya kuota yang diminta dari pihak Kementerian dan Jepang.

"Untuk masing-masing Provinsi, kuota yang diminta kurang lebih sebanyak 150 orang, karena sampai akhir Juni jumlah pendaftar program magang ke Jepang di setiap Kabupaten masih minim. Sehingga masa pendaftarannya diperpanjang sampai Oktober mendatang," katanya.

Diakuinya, untuk di Kabupaten Lebong sendiri baru terdapat 9 orang peserta yang sudah resmi mendaftarkan diri mengikuti program pemagangan kerja ke Jepang. Kemudian 10 orang lainnya baru mengambil formulir untuk mengisi persyaratan. Diharapkan masyarakat yang sudah mengisi formulir pendaftaran agar segera diserahkan ke Disnakertrans supaya bisa dilihat kelengkapan berkas persyaratannya.

"Baru ada 9 orang  yang sudah resmi daftar untuk ikut magang ke Jepang. Diimbau bagi masyarakat yang sudah mengisi formulir tersebut agar segera diserahkan ke Disnakertrans untuk dilihat kelengkapan persyaratannya," imbuhnya.

Untuk menambah minat masyarakat mengikuti program ini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Lebong, sekaligus membagikan formulir persyaratan pendaftaran magang ke Jepang. Untuk itulah, diharapkan masing-masing kecamatan bisa kembali mensosialisasikan program tersebut kepada masyarakat diwilayahnya masing-masing.

"Kami berharap, pihak kecamatan bisa kembali mensosialisasikan kepada masyarakat. Karena  dengan program ini bisa mengurangi angka pengangguran, meningkatkan keahlian, serta meningkatkan perekonomian masyarakat," demikian Beny. (skp)

 

Sumber: