Lagi, Agusrin Puncaki Elektabilitas Balon Gubernur Bengkulu 2020

Lagi, Agusrin Puncaki Elektabilitas Balon Gubernur Bengkulu 2020

RK ONLINE - Dalam konfrensi pers yang dilaksanakan oleh Diaspora Research Strategy, Minggu (26/07/2020) disebutkan jika sekitar 3,5 bulan terakhir, elektabilitas Bakal Calon (Balon) Gubernur Dr. H. Rohidin Mersyah sebagai petahan mengalami penurunan. Namun sebaliknya dua nama Balon Gubernur Bengkulu lainnya yakni Agusrin M. Najamudin dan H. Helmi Hasan, SE disebutkan malah naik. Peneliti Diaspora, Ahmad Aprianto dalam konfrensi persnya menjelaskan jika survei kedua yang dilaksanakan pihaknya berlangsung dari 16-20 Juli 2020 dengan mewawancarai 700 responden yang dipilih secara acak bertingkat (Multistage rondom sampling). Dengan usia di atas 17 tahun atau sudah menikah, margin of error kurang lebih 3,75 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. "Hasil dari survei kedua ini secara elektabilitas jika Pilgub digelar pada hari ini maka Agusrin mendapat dukungan 28,3 persen, Rohidin 18,1 persen, Helmi Hasan 16 persen, Rosjonsyah 2,4 persen, Ahmad Hijazi 2,3 persen, Izda Putra 1 persen, Ferry Ramli 0,9 persen, dan Imron Rosyadi 0,7 persen," papar Aprianto. Sementara, lanjut Aprianto, yang belum menentukan pilihan sebesar 30,3 persen. Hasil survey kali ini dibandingkan dengan hasil survei 3,5 bulan lalu yang dilaksanakan Diaspora Research Strategy, maka elektabilitas Agusrin naik menjadi 12,1 persen atau diangka 28,3 persen sebab sebelumnya hanya diangka 16,2 persen. "Sementara Helmi Hasan naik 8,2 persen yang awalnya 7,8 persen menjadi 16 persen. Sedangkan Rohidin sendiri mengalami penurunan atau terkoreksi 2,5 persen yang sebelumnya 20,6 persen menjadi 18,1 persen," terang Aprianto. Aprianto menambahkan, dari survei juga terungkap sedikitnya ada 3 faktor yang mempengaruhi naiknya elektabilitas Agusrin dan Helmi, serta turunnya elektabilitas Rohidin. Pertama, kerja politik Agusrin dan Helmi begitu massif beberapa bulan terakhir. Kedua, persepsi pemilih yang menganggap keduanya potensial memimpin Bengkulu. Ketiga, pada saat yang sama terjadi penurunan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Rohidin. "Kesimpulan dari survei kedua ini bahwa telah terjadi pergeseran preterensi pemilih dalam 3 bulan terakhir yang kemudian mengubah formasi elektabilitas kandidat. Saat ini Agusrin unggul dibanding dua kandidat lainnya dengan celah elektabilitas sekitar 10 persen. Tren kenaikan Agusrin terbilang fenomenal, karena berhasil mengungguli incumbent," pungkas Aprianto. Pewarta : Febri Yulian  Editor     : Candra Hadinata 

Sumber: