Dana Hibah Masjid Agung Kepahiang Dipotong Rp 1,5 M

Dana Hibah Masjid Agung Kepahiang Dipotong Rp 1,5 M

RK ONLINE - Menanggulangi wabah Covid-19 di Kabupaten Kepahiang, salah satu objek dana hibah terdampak pemotongan yakni lanjutan pembangunan Masjid Agung Kepahiang. Dari total anggaran hibah lanjutan pembangunan Masjid Agung Rp 5 miliar di TA 2020 ini, Pemkab Kepahiang memangkas Rp 40 persen atau sebesar Rp 1,5 miliar. Tersisa dana pembangunan Rp 3,5 miliar saja. Rencana awal, panitia pembangunan akan menggunakan dana tersisa untuk membangun interior, pagar, rehabilitasi toilet dan kamar mandi serta 2 unit tower yang belum tuntas. Ketua Panitia Pembangunan Masjid Agung Baitul Hikmah Kepahiang, Zamzami Zubir, SE, MM meyakini dengan dana tersedia pembangunan tetap berjalan sesuai rencana. Baca Juga : Berangkat DL, Pulangnya Wajib Jalani Karantina "Saya rasa cukup untuk membangun apa saja yang diperlukan termasuk menuntaskan 2 tower di bagian belakang masjid, termasuk sejumlah rencana pembangunan lainnya," kata Zamzami, Rabu (17/06/2020). Terkait pembentukan yayasan, dia mengklaim sudah tuntas tinggal melakukan proses penandatanganan serta pendaftaran ke notaris. "Kita namakan Yayasan Masjid Agung Baitul Hikmah Kepahiang. Tinggal sedikit lagi, termasuk penandatanganan dan pendaftaran ke notaris. Selanjutnya akan kita ajukan untuk proses pencairan sehingga pembangunan bisa dilanjutkan," singkat Zamzami yang juga menjabat Sekkab Kepahiang. Pewarta : Efran Antoni Editor     : Candra Hadinata 

Sumber: