Menu MBG Terkontaminasi Bakteri Dilidik Polres Kepahiang, SPPG Dipanggil!

Menu MBG Terkontaminasi Bakteri Dilidik Polres Kepahiang, SPPG Dipanggil!

Menu MBG Terkontaminasi Bakteri Dilidik Polres Kepahiang, SPPG Dipanggil!--Reka Fitriani

Radarkepahiang.id - Polres Kepahiang sudah mengantongi hasil pemeriksaan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Taba Tebelet yang menyebabkan terjadinya indikasi klinis kesehatan terhadap belasan pelajar pada 4 Juni 2026 lalu. Dimana, dari hasil pemeriksaan menu berupa perkedel tahu, sambal telur, tumis kol dan jagung, nasi serta buah salak, diketahui nasi dari menu MBG tersebut yang terkontaminasi bakteri Staphylococcus aureus.

 

Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, SH S.Ik MH Senin 22 Juni 2026 menyebutkan, indikasi keracunan yang menyebakan kejadian luar biasa dari program MBG tersebut diduga akibat tidak higienisnya penjamah makanan.

BACA JUGA:Dicekik Belanja Pegawai, Pemkab Kepahiang Pastikan Tak Rumahkan PPPK!

BACA JUGA:Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna, Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa Harganya?

"Hasil dari pemeriksaan menu sampel makanan MBG serta muntahan korban dugaan keracunan ini masih kita lidik, apakah ada pengolah makanan yang kurang sehat atau kurang bersih cuci tangannya, atau tidak menggunakan APD yang lengkap yang menyebabkan kontaminasi terhadap makanan MBG," jelas Kapolres.

 

Menindaklanjuti hasil pemeriksaan menu sampel tersebut, kata Kapolres, Polres Kepahiang akan tetap melakukan penyelidikan terhadap kasus kejadian luar biasa yang menyebabkan belasan korban keracunan massal usai menyantap menu MBG tersebut.

BACA JUGA:Cobain! Ini 5 Produk Peptide Terbaik untuk Kulit Awet Muda dan Glowing

BACA JUGA:Anggaran Tidak Lagi Diblokir, BKD Sarankan OPD Teknis Percepat Realisasi Infrastruktur!

"Tetap akan kita lakukan penyelidikan pascamendapatkan hasil pemeriksaan menu sampel ini," jelas Kapolres Kepahiang.

 

Terkait dengan hal itu, lanjut Kapolres Kepahiang, penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap pengelola dapur SPPG Desa Taba Tebelet untuk mengetahui pihak-pihak yang menyebabkan terkontaminasinya makanan MBG tersebut.

Sumber:

Berita Terkait