Disway banner

Panen Bergantian Tiap Minggu, Ini 5 Sayuran yang Bisa Ditanam di Ember!

Panen Bergantian Tiap Minggu, Ini 5 Sayuran yang Bisa Ditanam di Ember!

Panen Bergantian Tiap Minggu, Ini 5 Sayuran yang Bisa Ditanam di Ember!--DOK/NET

Radarkepahiang.id -  Berkebun di lahan terbatas bukan lagi halangan untuk menikmati sayuran segar setiap hari. Dengan memanfaatkan ember bekas, Anda bisa menciptakan kebun mini yang produktif di pekarangan rumah. Konsep menanam sayuran yang bisa ditanam di ember dan panen bergantian setiap Minggu kini semakin diminati banyak keluarga.

Metode ini tidak hanya praktis dan hemat tempat, tetapi juga memastikan pasokan sayuran hijau yang berkelanjutan untuk kebutuhan pangan sehari-hari. Berbagai jenis sayuran daun dan umbi tertentu sangat cocok untuk budidaya dalam wadah.

BACA JUGA:Sehat Alami, Ini Manfaat Minum Air Kelapa Muda!

BACA JUGA:Solusi Hemat Lahan untuk Rumah Minimalis, Ini Cara Membuat Kebun Pakcoy Vertikal dari Pipa Bekas!

1. Kangkung


Kangkung adalah salah satu sayuran yang sangat mudah tumbuh dan perawatannya sederhana, menjadikannya pilihan tepat untuk ditanam di pot atau ember. Tanaman ini dapat tumbuh subur baik di media tanah maupun sistem hidroponik sederhana. Untuk menanam kangkung di ember, siapkan ember bekas cat atau wadah berukuran sedang hingga besar dengan lubang drainase.


Gunakan media tanam campuran tanah, kompos, dan sekam padi. Benih kangkung dapat direndam 12-24 jam untuk mempercepat perkecambahan, lalu taburkan ke media tanam dan tempatkan ember di lokasi yang terkena sinar matahari maksimal. Kangkung dapat dipanen dalam waktu relatif singkat, sekitar 14-21 hari setelah tanam untuk metode hidroponik atau 25-30 hari untuk metode konvensional.

BACA JUGA:Otot Tetap Kuat Saat Menua, Ini Aktivitas Sederhana yang Bisa Menjaga Kesehatan!

BACA JUGA:Persiapan Petugas Haji, Petugas Cek Kesiapan Tenda dan Layanan di Arafah


Saat panen, potong bagian atas kangkung dan sisakan bagian bawah atau tunasnya agar dapat tumbuh kembali. Panen kedua dan selanjutnya dapat dilakukan setiap 10-14 hari sekali, dan kangkung dapat terus dipanen hingga 4 bulan. Kemampuan kangkung untuk tumbuh kembali setelah dipanen memungkinkan Anda menikmati hasil panen berkali-kali tanpa harus menanam ulang.

2. Bayam
Bayam merupakan sayuran yang sangat cocok untuk ditanam di pot atau ember, terutama bagi pemula yang ingin mencoba berkebun. Tanaman kaya nutrisi ini mudah ditanam dan dapat dipanen berkali-kali. Gunakan pot berukuran sedang hingga besar dengan drainase baik, serta media tanam campuran tanah, kompos, dan pasir dengan perbandingan 2:1:1.


Bayam dapat tumbuh subur di tempat teduh maupun di bawah sinar matahari penuh, memberikan fleksibilitas penempatan. Penyiraman dua kali sehari sudah cukup untuk merangsang pertumbuhannya. Bayam siap panen dalam waktu sekitar 20-30 hari setelah tanam atau empat minggu.


Pemanenan bayam dilakukan secara selektif dengan mengambil daun-daun yang sudah cukup besar, sementara tunas muda dibiarkan tumbuh. Dengan cara ini, bayam dapat dipetik beberapa kali sebelum masa produktifnya berakhir, menjadikannya pilihan menarik untuk panen berkelanjutan.

BACA JUGA:Agar Wajah Cerah Haloskin, Ini Moisturizer untuk Pria Terbaik

BACA JUGA:33 Gerai KDMP di Kepahiang Masih Dalam Tahap Pembangunan, 54 Desa Belum Siap Lahan!

 

3. Sawi (Pakcoy, Caisim)
Sawi, termasuk varietas caisim dan pakcoy, sangat adaptif untuk ditanam di pot atau ember. Ukuran ringkas dan pertumbuhannya yang cepat menjadikannya pilihan ideal untuk kebun rumahan. Siapkan ember bekas yang sudah dibersihkan dan diberi lubang drainase, lalu gunakan campuran tanah humus dan kompos sebagai media tanam.


Benih sawi sebaiknya direndam dalam air hangat sebelum disemai untuk memecah dormansi. Tempatkan ember di lokasi yang mendapat sinar matahari penuh, namun tempat teduh sebagian lebih baik untuk sawi sendok. Penyiraman rutin setiap pagi dan sore diperlukan. Sawi biasanya siap dipanen dalam waktu 25-30 hari setelah tanam bibit, atau 40-50 hari dari biji; pakcoy dapat dipanen dalam 30 hari.

BACA JUGA:Boyong Segudang Prestasi Diajang FLS3N dan O2SN Tahun 2026, SDN 9 Kepahiang Pasang Target Tingkat Nasional!


Beberapa varietas sawi dapat dipanen dengan memotong daun terluar, memungkinkan tanaman terus tumbuh dan menghasilkan. Teknik panen ini memungkinkan tanaman untuk tumbuh kembali dan dipanen berulang kali, memberikan hasil yang konsisten.

4. Selada
Selada adalah sayuran yang cocok ditanam di pot atau polybag, terutama jika Anda memiliki pekarangan yang teduh. Sayuran ini sangat digemari sebagai lalapan atau salad. Selada bisa ditanam di pot atau polybag dan sudah bisa dipanen ketika berusia satu bulan.


Selain itu, selada juga dapat ditanam dengan metode hidroponik di ember. Agar tumbuh maksimal, pastikan kondisi tanah tetap dalam kondisi lembap. Dengan memetik daun-daun luar dan membiarkan bagian tengahnya tumbuh, Anda bisa mendapatkan hasil panen yang berkelanjutan.

BACA JUGA:Sudah Inkrah, 1 ASN Kepahiang Resmi Menyusul PTDH!

5. Daun Bawang


Daun bawang adalah salah satu tanaman paling sederhana dan hemat biaya untuk ditanam, serta dapat tumbuh kembali setelah dipotong. Anda bahkan bisa menanam daun bawang dari sisa akar yang dibeli dari dapur. Gunakan ember bekas cat atau cup plastik bekas minuman yang memiliki lubang drainase.


Tanam sisa akar daun bawang ke dalam media tanam yang sudah disiapkan. Penyiraman sebaiknya dilakukan setiap 2-3 hari sekali, tergantung cuaca. Setelah beberapa minggu, bagian hijau atasnya akan muncul dan tumbuh.

BACA JUGA:Emilda Sulasmi: Menjaga Tunas Bangsa, Menjaga Kedaulatan Masa Depan


Panen dapat dilakukan dengan memotong bagian hijau atas dan meninggalkan umbinya untuk terus tumbuh. Dengan teknik ini, Anda bisa mendapatkan setidaknya satu kali panen lagi sebelum tanaman berhenti berproduksi, atau memetiknya kapan saja sesuai kebutuhan.

Sumber: