Soliditas OPD Jadi Kunci, Wagub Mian Targetkan PAD Bengkulu Melejit
Wakil Gubernur Mian (kiri) saat memimpin rapat lanjutan optimalisasi PAD yang digelar Selas, 14 April 2026 di Kantor Gubernur Bengkulu--Gatot/RK
Radarkepahiang.id - Pemerintah Provinsi Bengkulu terus menggeber upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal itu terlihat dari rapat lanjutan optimalisasi PAD yang digelar Selasa, 14 April 2026 sebagai tindak lanjut studi banding ke Provinsi Riau dan Sumatera Barat bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, yang memimpin langsung kegiatan rapat menegaskan bahwa kekompakan tim menjadi faktor penentu keberhasilan daerah lain dalam mencapai target PAD. Menurutnya, tanpa kerja kolektif yang terkoordinasi, potensi pendapatan yang ada akan sulit dimaksimalkan.
"Dari studi tiru ke Riau dan Sumatera Barat, kita melihat ada potensi di Bengkulu yang belum digarap serius, terutama pajak air permukaan. Ini harus disolidkan oleh semua OPD. Petakan dulu dengan benar, baru PAD bisa naik signifikan," kata Mian.
BACA JUGA:BMKG Bengkulu: Waspada Hujan Lebat dan Cuaca Ekstrem 14–16 April 2026
BACA JUGA:Sarana Perkuat Syiar Al-Qur’an dan Generasi Qurani, MTQ XXXVII Bengkulu Resmi Dibuka
Ia juga menyoroti capaian Provinsi Riau yang mampu mengumpulkan PAD dari pajak air permukaan hingga ratusan miliar rupiah, padahal sektor unggulan daerah itu adalah perkebunan sawit. Bengkulu dinilai memiliki karakteristik serupa dan berpeluang meniru langkah tersebut jika seluruh OPD bergerak dalam satu komando.
Mian juga mengingatkan agar pemangkasan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang dilakukan oleh pemerintah pusat tidak dijadikan alasan untuk berhenti berinovasi. Terlebih, Menteri Dalam Negeri memberikan arahan agar daerah dapat menggali potensi yang selama ini belum optimal dalam menyumbang PAD.
"Kondisi TKDD kita memang dipotong. Tapi Mendagri sudah menegaskan, justru saat seperti ini daerah harus kreatif mencari sumber PAD baru. Jangan menunggu," ujarnya.
Rapat lanjutan ini diharapkan menghasilkan pemetaan potensi pajak dan retribusi yang lebih akurat, serta pembagian peran yang jelas antar OPD dilingkungan Pemprov Bengkulu. Dengan soliditas tim, Pemprov Bengkulu optimistis target PAD tahun ini bisa terdongkrak dan tidak bergantung pada dana transfer pusat.
Sumber:




