Disway banner

5 Sumber Air Bersih PDAM TTE Lebong Rusak Terdampak Banjir

5 Sumber Air Bersih PDAM TTE Lebong Rusak Terdampak Banjir

PDAM Tirta Tebo Emas Kabupaten Lebong--EKO/RK

Radarkepahiang.id - Bencana banjir yang melanda Kabupaten Lebong pada Minggu 5 April 2026 lalu mengakibatkan lima dari delapan sumber air bersih milik PDAM Tirta Tebo Emas (TTE) Kabupaten Lebong mengalami kerusakan. 

Direktur PDAM TTE Kabupaten Lebong, Wilyan Bachtiar, S.IP menjelaskan kerusakan yang terjadi pada lima sumber air bersih mereka memiliki tingkat bervariasi. Mulai rusak ringan hingga rusak berat.

"Kerusakan terjadi pada fasilitas penampungan air bersih hingga pada jaringan pipa penyaluran," ujar Wilyan. 

BACA JUGA:Kabupaten Lebong Siapkan 6 Pelajar Terbaik Ikuti Seleksi Capaskibraka Tingkat Provinsi

Kerusakan sumber air bersih terparah terjadi pada dua titik sumber air, yakni Sungai Senau dan Air Santang yang berada di wilayah Lebong Utara. 

Pada sumber air Sungai Senau, bak intake dilaporkan hilang setelah diterjang longsor dan terbawa masuk ke aliran sungai. Kondisi tersebut menyebabkan distribusi air bersih ke rumah-rumah warga di kawasan Lebong Utara dan sekitarnya terhenti total. 

Sementara itu, pada sumber Air Santang, kerusakan juga tergolong berat. Fasilitas intake serta jaringan pipa tertimbun material longsor berupa kayu, batu, dan lumpur yang terbawa arus banjir. Hingga saat ini, proses pembersihan material dan perbaikan masih terus dilakukan oleh tim teknis PDAM TTE.

"Untuk dua titik yang mengalami kerusakan berat, proses perbaikannya membutuhkan waktu karena kondisi di lapangan cukup sulit. Saat ini tim kami masih terus bekerja untuk memulihkan fungsi sumber air tersebut," tambah Wilyan.

BACA JUGA:Pemkab Lebong Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir

Sementara tiga titik sumber air bersih yang mengalami kerusakan ringan, PDAM memastikan bahwa perbaikan telah selesai dilakukan dan distribusi air bersih di beberapa wilayah sudah mulai kembali normal, meskipun belum sepenuhnya merata. 

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak, PDAM TTE bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebong dengan mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran (damkar).

"Satu unit kami gunakan untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat, sementara dua unit lainnya difungsikan untuk membantu warga membersihkan rumah yang tertimbun lumpur akibat banjir," kata Wilyan.

Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sambil menunggu proses perbaikan infrastruktur selesai dilakukan. PDAM TTE juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama masa pemulihan berlangsung. 

Selain itu, pihak PDAM menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem infrastruktur yang ada guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang. Langkah ini dinilai penting mengingat sebagian besar sumber air berada di kawasan rawan longsor dan bencana alam. Informasi kebakaran

Sumber: