Disway banner

Capaian Target PAD Parkir Sangat Minim

Capaian Target PAD Parkir Sangat Minim

Capaian Target PAD Parkir Sangat Minim--Reka Fitriani

Radarkepahiang.id - Berdasarkan catatan pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Badan Keuangan Daerah (BKD) pada tahun anggaran 2025, kontribusi retribusi parkir paling minim memberikan pemasukan pada daerah. Padahal, potensi titik-titik parkir yang ada di Kabupaten Kepahiang dinilai dapat mendongkrak PAD dari sektor tersebut. 

BACA JUGA:Meresahkan Masyarakat, Bulan Puasa Satpol PP Sita Puluhan Liter Tuak dari Pedagang!

BACA JUGA:Bupati Kepahiang:Operasi Pasar Efektif Kendalikan Harga Jelang Lebaran!

Kepala Dinas Perhubungan Devison, S.STp Kamis 12 Maret 2026 menerangkan, target PAD yang ditetapkan untuk sektor retribusi parkir pada tahun 2025 sebesar Rp282 juta. Namun, hanya tercapai diangka Rp70 juta saja, lantas apa yang menjadi penyebab rendahnya kontribusi PAD parkir?.

 

Dijelaskan Devison, belum maksimalnya pengelolaan parkir pada tahun lalu tersebut disinyalir lantaran kurangnya pengawasan terhadap pihak ketiga pengelola parkir di lapangan.

BACA JUGA:Target Pemkab Kepahiang, Tahun Ini Masjid Agung Baitul Hikmah Direvitalisasi!

BACA JUGA:Terbukti Membayar dan Mudah Digunakan, Ini 5 Aplikasi Penghasil Saldo DANA Gratis 2026!

"Saya di tahun 2025 baru di Dinas Perhubungan, data laporan menunjukkan bahwa memang pada bulan Januari dan Februari 2025 tidak ada penyetoran retribusi parkir dari pihak ketiga pengelola retribusi parkir," jelas Devison.

 

Tak hanya sampai disitu, dijelaskan Devison, minimnya retribusi parkir yang disetorkan pada daerah tersebut terjadi pada bulan berikutnya. Dimana, pihak ketiga pengelola parkir yang diberikan surat tugas khusus dan jumlah blok karcis parkir tidak menyetorkan retribusi parkir ke daerah.

BACA JUGA:Mana yang Lebih Baik Es Teh Manis vs Hangat untuk Berbuka, Ini Saran Dokter Gizi!

BACA JUGA:Ide Hemat dan Praktis, Ini Cara Membuat Lontong dari Nasi Lembek

"Kemudian, ada setoran PAD parkir di bulan Maret, namun pada bulan Mei ada misskomunikasi, sehingga setoran PAD parkir ini tidak maksimal, sehingga dari target Rp282 juta, hanya tercapai Rp70 juta saja," jelas Devison.

Sumber: