Pelaku Ditangkap Polisi, Begini Kronologis Lengkap Penikaman Warga Batu Ampar Yang Tewas Bersimbah Darah!

Pelaku Ditangkap Polisi, Begini Kronologis Lengkap Penikaman Warga Batu Ampar Yang Tewas Bersimbah Darah!

Pengakuan pelaku penikawan warga Batu Ampar/Foto: penangkapan pelaku dan proses pemakaman korban:--Radarkepahiang.id

Pelaku Ditangkap Polisi, Begini Kronologis Lengkap Penikaman Warga Batu Ampar Yang Tewas Bersimbah Darah!

RK ONLINE - Kasus penikaman terhadap Febri Anggi Saputra (21), warga Batu Ampar, Merigi, Kepahiang, Bengkulu sontak membuat gempar warga Batu Ampar, khususnya pihak keluarga korban.

Sempat dilarikan ke RSUD II Jalur Kelurahan Durian Depun Kepahiang, pria malang ini tetap tidak tertolong sampai akhirnya meninggal dunia.

BACA JUGA:Diduga Karena Asmara, Warga Batu Ampar Kepahiang Tewas Ditikam!

Namun beruntung, gerak cepat dari jajaran Satreskrim Polres Rejang Lebong, berhasil membuat pelaku penikaman maut TKP Dusun Sawah, Kecamatan Curup Utara, Rejang Lebong ini, berhasil diringkus dan digelandang ke Polres Rejang Lebong. Dia adalah seorang pria berinisial RK, warga Desa Tabarenah Kecamatan Curup Utara, Rejang Lebong.

 

Lantas bagaimana kronologis klejadiannya?.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak kepolisian, peristiwa maut ini berawal ketika korban dan temannya menonton acara organ tunggal di Desa Dusun Sawah.

BACA JUGA:Nasib Guru Honorer Semakin Jelas, Ini Solusi Dirjen GTK Kemendikbudristek Nunuk Suryani!

Dalam perjalanan pulang, korban kemudian mendadak dipukul oleh pelaku yang sedang asyik berjoged. Dari sini korban yang tidak terima dan tidak senang, langsung mencari pelaku.

 

Setelah bertemu dengan pelaku, korban dan pelaku yang terlibat perselisihan ini kemudian terlibat cek cok mulut. Saat itulah pelaku kemudian langsung mengeluarkan senjata tajam dan menikam dada sebelah kiri dan dada sebelah kanan korban. 

BACA JUGA:Libur Panjang, Yuk Intip Tips Liburan Hemat Dijamin Anti Kantong Kosong!

Korban yang saat itu sudah lemas tak berdaya, langsung tersungkur bersimbah darah. Pelaku yang melihat korban tak berkutik lagi, langsung kabur dan pergi meninggalkan korban. Selanjutnya warga yang melihat korban, langsung membawanya ke RSUD II Jalur yang berlokasi di Kelurahan Durian Depun, Merigi, Kepahiang.

Sumber: