Belasan Desa Wilayah Seberang Musi di Luar Jangkauan

Belasan Desa Wilayah Seberang Musi di Luar Jangkauan

Salah satu tower provider yang diharapkan 13 desa di Seberang Musi--

RK ONLINE - Melalui Diskominfo PS, Pemkab Kepahiang Provinsi Bengkulu mencatat kalau sampai saat ini, ada belasan desa di wilayah seberang musi berada di luar jangkauan sinyal

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Rumah Warga Dusun I Air Pesi Ludes Terbakar

Oleh sebab itu sebagai upaya dukungan transformasi digital, Diskominfo PS memastikan kalau 13 desa di luar jangkauan sinyal ini masuk dalam kategori pendataan desa Non Terdepan, Teritinggal dan Terluar (3T). 

 

Kadis Kominfo PS Kabupaten Kepahiang, Dicky Iswandi, ST menerangkan, pendataan terhadap desa Non 3T ini, merupakan tindak lanjut dari hasil rapat pembahasan bersama Kementrian Kominfo RI beberapa waktu lalu. 

 

"Kita siap mendukung transformasi digital. Kita sudah mengikuti rapat secara virtual dan diminta untuk melakukan pendataan desa-desa yang masih lemah sinyal untuk dilaporkan ke pemerintah pusat. Di Kepahiang ada 13 desa di Seberang Musi yang masuk kategori Non 3T ini," kata Dicky. 

BACA JUGA:Siap-siap Program Magang ke Jepang Dibuka Bulan Depan

Dalam mendukung tranformasi digital nasional lanjut Dicky, pemerintah daerah diminta memberikan berbagai kemudahan serta fasilitas terhadap penyelenggaraan telekomunikasi. Lantaran hal itu telah tertuang di dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran. 

 

"Kita harus siap memberikan fasilitasi untuk menunjang peningkatan infrastruktur digital. Sebagaimana yang menjadi arahan Presiden Joko Widodo untuk transformasi digital secara nasional," jelas Dicky

 

Dirinya mengaku berharap, hasil pendataan yang mereka sampaikan terkait desa Non 3T ini, dapat ditindaklanjuti pemerintah pusat. Karena selain menyampaikan hasil pendataan tersebut, pihaknya juga mengusulkan terkait pembangunan menara provider di Kabupaten Kepahiang. 

BACA JUGA:Belum Setahun Dana Fogging Sudah 'Putus'

Sumber: