Ada Pembangunan Jembatan 'Misterius' di Kepahiang

Ada Pembangunan Jembatan 'Misterius' di Kepahiang

Pembangunan jembatan penyeberangan di Kepahiang yang tidak diketahui sumbernya--

RK ONLINE - Proses pembangunan jembatan penyeberangan di seputaran Taman Santoso Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, tepatnya di depan Puncak Mall Kepahiang menuai banyak pertanyaan. Bukan hanya terkait perizinannya, pembangunan jembatan Penyeberangan Orang (JPO) pertama di Kabupaten Kepahiang yang dikerjakan CV. Dunia Pelangi Indah ini juga sama sekali belum diketahui sumbernya.

BACA JUGA:PDAM Belum Lakukan Pemutihan Tunggakan

Pantauan langsung Radarkepahiang.id di lokasi, pembuatan jembatan penyeberangan ini, dilakukan dengan menurutkan sejumlah pekerja yang dilengkapi dengan 1 unit alat berat jenis Excavator. Bukan hanya pelaksananya, pembuatan jembatan penyeberangan ini juga membuat tanda tanya karena berlangsung dengan tiba-tiba. Sedangkan Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang yang dikonfirmasi terkait pekerjaan ini, mengaku sama sekali tidak mengetahuinya.

 

"Itu bukan milik Pemda Kepahiang," ujar Kadis PUPR Kabupaten Kepahiang, Rudy Andi Sihaloho, ST.

 

Bukan hanya PUPR, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang, Dr. Hartono, M.Pd yang dikonfirmasi terkait pembangunan jembatan penyeberangan ini juga mengaku tidak mengetahuinya. Dirinya memastikan kalau sejauh ini, Pemkab Kepahiang tidak pernah merancang pembangunan JPO. 

 

"Sampai saat ini Pemkab Kepahiang belum menerima laporan adanya pembangunan jembatan penyeberangan," kata Hartono.

BACA JUGA:Tunggu Pinjaman

Meskipun demikian Hartono mengaku sangat mengapresiasi jika pembangunan jembatan penyeberangan ini, memang dilaksanakan dengan anggaran yang bukan dari pemerintah. Maka dari itu jika memang demikian, Hartono mengaku sangat mengapresiasi masyarakat atau perusahaan swasta yang berkonstribusi dalam pembangunan Kepahiang. Namun dirinya berharap, pembangunan JPO ini disesuaikan dengan peruntukan, tata kelola dan tata ruang di Kabupaten Kepahiang.

 

"Jika benar ada masyarakat Kabupaten Kepahiang yang membangunnya, menurut saya cukup bagus. Dengan catatan harus disesuaikan dengan peruntukan, tata kelola dan tata ruang di Kabupaten Kepahiang," demikian Hartono.

Sumber: