Armada Sampah Jadi Kendala Penanganan Sampah di Kepahiang
Armada Sampah Jadi Kendala Penanganan Sampah di Kepahiang--Reka Fitriani
Radarkepahiang.id - Keterbatasan armada angkutan di Kabupaten Kepahiang menjadi kendala penanganan sampah. Saat ini, armada angkutan sampah yang ada di Dinas Lingkungan Hidup sebanyak 9 unit yang terdiri dari 6 unit dump truck, 2 unit mobil carry dan 1 unit motor roda tiga.
BACA JUGA:9 Game Penghasil Saldo DANA Tercepat 2026, Terbukti Membayar dan Tanpa Iklan
BACA JUGA:Datangkan Tim Ahli, Bando Amin Mantan Bupati Kepahiang Bantah Menghilangkan Aset Pemerintah
Sementara, 1 unit amrol truck dengan kapasitas besar angkutan armada sampah saat ini justru dalam kondisi rusak berat dan tidak bisa dioperasikan. Kondisi tersebut tentu mengkhawatirkan, lantaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait kewalahan untuk menangani distribusi sampah dan menyebabkan keterlambatan pengangkutan sampah ke tempat pengolahan sampah terpadu (TPST).
BACA JUGA:Minim Modal, Ini 8 Ide Stand Jualan di Teras Rumah
BACA JUGA:Ini 5 Jenis Tanaman Hidroponik, Sehat dan Aman Dikonsumsi
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dra Sumi Fitriani, M.Si melalui Kabid Kebersihan Tris Wahyudi, M.Si mengungkapkan, bahwa keterbatasan sarana dan prasarana menjadi ganjalan utama pihaknya dalam memberikan pelayanan terkait persampahan.
"Armada yang ada saat ini usianya sudah tua, sehingga tidak maksimal lagi sebagai armada angkutan sampah untuk menempuh jarak ke TPST yang cukup jauh. Ini menjadi kendala kita di lapangan," kata Tris.
BACA JUGA:Cegah Ruang Praktik Monopoli Gas Elpiji 3 Kg, OPD Lakukan Sidak!
Kondisi ini, kata Tris berbanding terbalik dengan volume sampah yang terus melonjak, terlebih diprediksi pada saat bulan Ramadhan.
"Idealnya, dengan kondisi volume sampah yang ada dan sesuai dengan master plan, harusnya kita punya 20 unit armada angkutan sampah," kata Tris.
Sumber:










