Sering Pusing atau Pegal? Bisa Jadi Aliran Darahmu Kurang Lancar

Sabtu 25-04-2026,15:58 WIB
Reporter : Gatot Julian
Editor : Eko Hatmono

Radarkepahiang.id - Pernah nggak, tiba-tiba kepala terasa berat, pandangan berkunang-kunang, atau pundak dan kaki pegal padahal nggak habis angkat beban? Banyak dari kita langsung menyalahkan kurang tidur atau masuk angin. Padahal, keluhan pusing dan pegal yang datang berulang bisa jadi sinyal halus dari tubuh, aliran darahmu sedang tidak lancar. 

Darah itu ibarat “kurir” yang mengantar oksigen dan nutrisi ke seluruh sel, dari ujung rambut sampai ujung kaki. Kalau jalurnya macet atau alirannya kental, pasokan oksigen ke otak dan otot telat. Akibatnya kepala pusing, otot pegal, tangan kaki dingin, bahkan kesemutan. 

Kabar baiknya, kamu nggak selalu harus lari ke obat kimia untuk melancarkan darah. Dapur kita ternyata menyimpan banyak pengencer darah alami yang diam-diam sudah dipakai nenek moyang sejak dulu. Tentu dengan catatan! ini pendamping gaya hidup sehat, bukan pengganti obat dokter, apalagi kalau kamu sudah minum obat pengencer darah dari dokter.  

BACA JUGA:4 Resep Jamu Nusantara: Warisan Rempah untuk Stamina, Imun dan Kesehatan

1. Jahe: Si Hangat yang Bikin Darah Mengalir

Jahe bukan cuma teman wedang saat hujan. Rimpang ini punya sifat anti-inflamasi kuat dari senyawa gingerol. Peradangan di pembuluh darah bikin dindingnya kaku dan menyempit. Jahe bantu meredakannya, sehingga pipa darah lebih lentur dan aliran lebih lancar. 

Beberapa studi juga menyebut jahe bisa menghambat agregasi trombosit, alias mengurangi risiko darah menggumpal. Makanya setelah minum wedang jahe, badan terasa hangat dari dalam dan pegal di tengkuk berkurang. 

Cara paling gampang konsumsinya dengan geprek 2 ruas jahe, seduh air panas, tambah madu sedikit. Minum pagi atau sore hari. Tapi ingat, jangan berlebihan sampai 5 gelas sehari, apalagi kalau lambungmu sensitif.  

BACA JUGA:Tinggi Kandungan Purin: Hindari 4 Makanan Pemicu Asam Urat Ini!

2. Kunyit: Kuning Emas Penjaga Pembuluh Darah

Kalau jahe itu hangat, kunyit itu si pembersih. Kurkumin di dalam kunyit punya efek mirip pengencer darah ringan. Dia bekerja dengan menekan enzim yang memicu pembekuan darah berlebihan. Selain itu kurkumin juga antioksidan, jadi melindungi dinding pembuluh darah dari kerusakan akibat radikal bebas. Nggak heran jamu kunyit asam jadi warisan wajib ibu-ibu setelah melahirkan: biar darah nifas lancar dan tidak “ngeflek”. 

Untuk sehari-hari, kamu bisa parut kunyit 1 ruas, seduh air hangat, saring, tambahkan jeruk nipis. Atau campur ke masakan. Sekali lagi, secukupnya. Kunyit dosis tinggi dalam bentuk suplemen bisa bikin lambung perih dan interaksi dengan obat warfarin.  

 

3. Ikan Berlemak: Omega-3 Pelumas Alami

Salmon, sarden, kembung, tongkol. Ikan-ikan berminyak ini kaya omega-3 EPA dan DHA. Omega-3 membuat sel darah merah lebih fleksibel sehingga gampang “selap-selip” di pembuluh kapiler kecil. Dia juga menurunkan trigliserida dan mencegah trombosit lengket satu sama lain. Itu sebabnya orang Jepang dan Mediterania yang banyak makan ikan jarang kena stroke penyumbatan. 

Kategori :