Polres Kepahiang Sebut Pemilu 2024 di Kepahiang Rawan Konflik dan Perseteruan, Ini Titik Lokasinya!

Senin 16-10-2023,13:28 WIB
Reporter : Jimy Mahendra
Editor : Hendika

Polres Kepahiang Sebut Pemilu 2024 di Kepahiang Rawan Konflik dan Perseteruan, Ini Titik Lokasinya!

RK ONLINE - Bersamaan dengan simulasi pelatihan Sispamkota Operasi Mantap Brata Nala 2023 - 2024, Senin 16 Oktober 2023 Polres Kepahiang Polda Bengkulu juga memetakan titik lokasi di Kepahiang yang dinilai rawan dalam Pemilu 2024 mendatang.

BACA JUGA:HEBOH! KPU Kepahiang Diserbu Massa, Ada Yang Tumbang dan Polisi Lepaskan Tembakkan Gas Air Mata

Dalam pelaksanaannya, Polres Kepahiang bersama dengan Pemkab Kepahiang, KPU Kepahiang serta Bawaslu Kepahiang, telah memetakan sejumlah titik TPS rawan yang kemungkinan bakal memicu adanya konflik dan perseteruan. 

Meskipun hanya prediksi, namun yang jelas beberapa titik rawan ini perlu ditangani secara ekstra oleh jajaran Polres Kepahiang dan sejumlah pihak lain yang juga terlibat dalam menjaga keamanan Pemilu 2024 di Kepahiang. 

 

Kapolres Kepahiang, AKBP. Yana Supriatna, S.IK, M.Si menuturkan bahwa untuk di wilayah hukum Polres Kepahiang, sedikitnya ada 2 titik lokasi yang diprediksi bakal menjadi titik rawan konflik dan perseteruan. Kedua titik ini adalah Kecamatan Muara Kemumu dan Kecamatan Bermani Ilir.

BACA JUGA:Apa Itu Masa Sanggah dan Bagaimana Cara Mengajukan Sanggah Hasil Seleksi Administrasi CPNS dan PPPK 2023?

"Kita bersama dengan KPU Kepahiang, Bawaslu Kepahiang dan juga Pemkab Kepahiang telah melakukan koordinasi dan memetakan sejumlah titik rawan Pemilu 2024. Hasilnya ada 2 titik, yaitu Kecamatan Muara Kemumu dan Kecamatan Bermani Ilir," ujar Kapolres.

 

Lebih lanjut dikatakan bahwa untuk melakukan pengamanan Pemilu 2024 agar lebih kondusif, Polres Kepahiang akan menggandeng TNI dan Satpol PP PBK di setiap pos penjagaan TPS. Pengamanan serta pengawalan ketat ini akan dilakukan sejak tahapan Pemilu dimulai.

BACA JUGA:Atasi Kendala Saat Mengakses Simulasi CAT CPNS dan PPPK 2023 Dengan Cara Ini!

"Perlu adanya mitra agar memperkuat pertahanan. Oleh karena itu kami akan melakukan pengamanan bersama-sama dengan TNI dan juga Satpol PP yang nantinya juga akan melibatkan jajaran Linmas," lanjutnya.

 

Sementara itu simulasi yang dilakukan ini lanjut Kapolres, bertujuan untuk membuat personel Polres Kepahiang lebih matang dalam melakukan pengamanan Pemilu 2024. Meskipun nanti ditemukan aksi demo yang bertindak anarkis, petugas yang terlibat dipastikan tetap harus melakukan pertahanan serta tindakan yang sesuai SOP.

Kategori :