Diduga, murid tersebut terlibat dalam transaksi prostitusi online bersama teman-temannya. Guru tersebut kemudian melaporkan temuan tersebut ke Polda DIY.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum dengan melakukan penelusuran dan investigasi. Polisi juga mengambil keterangan dari beberapa saksi dan korban.
BACA JUGA:Content Creator Mari Merapat, Ada Undangan Berhadiah Jutaan dan Komisi dari Telkomsel
Setelah melalui serangkaian penyelidikan yang cukup panjang, polisi akhirnya menetapkan BM sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak.
6.Tersangka dipanggil "Papi"
Dalam kasus ini, BM awalnya merayu seorang korban berinisial N (16) untuk melakukan hubungan badan dengan iming-iming imbalan uang. Setelah itu, N mengajak atau menawari teman-temannya untuk terlibat dalam hubungan badan dengan BM yang sering dipanggil "Papi".
Tindakan tersebut dilakukan dalam rentang waktu Juli 2022 - Januari 2023 dengan melibatkan 17 anak bawah umur sebagai korbannya.
"Belasan korban ini semuanya berstatus sebagai anak bawah umur," kata Tri Panungko.
Menurutnya, berdasarkan pendalaman psikologi forensik terhadap tersangka, pencabulan yang dilakukan tidak termasuk dalam kategori pedofilia.