Jangan Salah Perlakuan! Begini Cara Masak agar Gizi Tidak Hilang
Cara Masak agar Gizi Tidak Hilang--Dok/Net
Radarkepahiang.id - Punya bahan makanan sehat saja nggak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Cara mengolah dan mengonsumsinya menentukan apakah nutrisinya sampai ke tubuh atau malah rusak di wajan.
Banyak orang rajin beli sayur organik, telur omega-3, madu asli, tapi manfaatnya hilang karena salah perlakuan. Yuk bedah 6 tips sederhana tapi krusial biar makanan sehatmu benar-benar jadi obat untuk tubuh.
1. Sayuran Hijau: Jangan Dimasak Terlalu Matang, Nutrisinya Bisa “Kabur”
Bayam, kangkung, brokoli, sawi itu gudang vitamin C, folat, dan klorofil. Sayangnya, ketiganya sangat sensitif dengan panas. Vitamin C mulai rusak di suhu 70°C, folat larut ke air rebusan. Kalau kamu rebus bayam sampai layu kecoklatan 10 menit, yang tersisa tinggal serat. Padahal folat penting untuk pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia, apalagi untuk ibu hamil. Klorofil yang bikin warna hijau segar juga punya efek detoks dan antioksidan.
BACA JUGA:Aman untuk Asam Lambung, Ini 7 Olahraga Pilihannya!
Cara terbaik mengolahnya dengan menggunakan metode blanching 1–2 menit. Didihkan air, masukkan sayur, hitung sampai 60–90 detik, langsung angkat dan rendam air es biar proses masak berhenti. Atau tumis cepat 2 menit dengan api besar, aduk terus. Hasilnya warna tetap hijau cerah, tekstur masih renyah, vitamin selamat. Kuah bening bayam? Boleh, asal air rebusannya ikut diminum karena sebagian vitamin larut di situ. Prinsipnya, semakin singkat kena panas, semakin banyak nutrisi bertahan.
2. Pepaya: Jangan Dimakan Terlalu Mentah, Getahnya Bisa Bikin Mulas
Pepaya mengkal memang enak buat rujak. Tapi getah putihnya mengandung papain sangat tinggi dan senyawa lateks. Untuk lambung sensitif, getah ini bisa memicu iritasi, kembung, bahkan kontraksi rahim pada ibu hamil muda. Papain memang enzim pelunak daging, tapi dalam jumlah besar justru dapat melunakkan dinding lambungmu.
Solusinya dapat dilakukan dengan memilih pepaya yang sudah 70–80% matang. Cirinya kulit mulai menguning, ditekan sedikit empuk, aromanya harum. Kalau dapat pepaya mengkal, diamkan 2–3 hari di suhu ruang sampai matang alami.
Mau tetap bikin rujak? Rendam irisan pepaya mentah di air garam 15 menit, lalu bilas. Proses ini mengurangi getah signifikan. Pepaya matang sempurna kaya vitamin A, C, dan serat pektin yang justru melapisi lambung dan melancarkan BAB. Jadi, matang itu kunci.
BACA JUGA:Sering Pusing atau Pegal? Bisa Jadi Aliran Darahmu Kurang Lancar
3. Timun: Jangan Dikupas Habis, “Emasnya” Ada di Kulit
Sumber:




