Kisah Inspiratif Anak Petani, Gagal Jadi Tentara Hartono Ukir Kesuksesan Sebagai Sekda Kepahiang!

Kisah Inspiratif Anak Petani, Gagal Jadi Tentara Hartono Ukir Kesuksesan Sebagai Sekda Kepahiang!

Hartono yang dilantik sebagai Sekda Kepahiang menjadi kisah inspiratif anak petani yang meraih kesuksesan sebagai PNS.--Radarkepahiang.id

 

Jarak tempuh yang terlampau jauh bagi anak seusianya ini, mengharuskan Hartono untuk bagun sangat pagi agar tidak terlambat datang ke sekolah. Bahkan pada zaman itu, akses jalan yang harus ditempuh Hartono adalah jalan stapak dan melewati hutan, namun hal ini tidak membuat api semangat Hartono untuk menimba ilmu seketika padam.

 

Lulus dibangku SD, Hartono kemudian melanjutkan pendidikan di SLTP Negri Masat yang jika dihitung dari rumahnya memiliki jarak tempuh kurang lebih 8 Km. Ulah bisa karena biasa, jarak tempuh yang hanya 3 Km lebih jauh dari sekolah lamanya ini bukanlah rintangan yang beraerti bagi Hartono. Dirinya yang sudah terbiasa hidup keras sejak kecil membuatnya tumbuh sebagai sesosok pria yang kuat dan juga mandiri.

 

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan dan bulan berganti tahun, tidak terasa Hartono kemudian lulus dari bangku SLTP Negeri Masat dengan nilai yang cukup memuaskan. Hartono yang saat itu sudah beranjak remaja, memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di SMA Karya di Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan. 

 

Jarak antara rumah Hartono dan juga sekolah saat ini semakin jauh, hingga akhirnya dirinya memutuskan untuk pulang ke rumah pada saat libur sekolah telah tiba saja. Hari libur ini pun tidak dihabiskannya untuk bersantai ria, melainkan membantu kedua orang tuanya yang bekerja di sawah. Singkat cerita, bocah yang mandiri, kuat dan patuh terhadap kedua orang tua ini akhirnya lulus dari SMA dan mulai menghadapi dunia yang sebenarnya.

 

Hartono Muda Sempat Gagal Menggapai Impian

Hartono muda akhirnya lulus dari 12 tahun pendidikan wajibnya, saat itu Hartono belum memikirkan untuk menyambung pendidikan di bangku kuliah dan memilih untuk menjalani tes sebagai seorang Abdi Negara.

 

Menjadi seorang tentara dan mengabdikan diri kepada negara, adalah sebuah cita-cita yang telah lama diinginkan oleh Hartono. Tepat pada tahun 1990 atau saat dirinya baru saja lulus sekolah, Hartono mendaftarkan diri untuk tes AKABRI. Tidak ada kendala mulanya, Hartono sempat beberapa kali lulus dalam tahapan tes namun akhirnya gagal pada tahapan tes Pantohir. 

 

Kegagalan ini sempat membuatnya kecewa, namun tetap saja tidak menyulutkan api semangatnya untuk menggapai kesuksesan. Hartono yang saat itu masih muda, akhirnya memutuskan untuk melanjutan pendidikan di Universitas Muhammadyah Bengkulu.

Sumber: