Sampai Menggunakan Batu, Begini Cara Unik Suku Lembata Dalam Prosesi Mendewasakan Anak

Sampai Menggunakan Batu, Begini Cara Unik Suku Lembata Dalam Prosesi Mendewasakan Anak

Cara Unik Suku Lembata Dalam Prosesi Mendewasakan Anak/Foto;---site.lembatakab.go.id

Sampai Menggunakan Batu, Begini Cara Unik Suku Lembata Dalam Prosesi Mendewasakan Anak

RK ONLINE- Suku Lembata adalah salah satu suku di Indonesia yang mendiami pulau Lembata, Nusa Tenggara Timur. Suku ini memiliki tradisi unik yang dikenal sebagai "Watu Kajiwa," sebuah upacara penting yang menandai peralihan seorang anak dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. 

 

Upacara Watu Kajiwa merupakan momen yang dihormati dan dijaga dengan baik oleh masyarakat Lembata, karena di dalamnya terkandung nilai-nilai adat dan etika yang sangat berarti bagi kehidupan mereka.

 

Makna Upacara Watu Kajiwa

Upacara Watu Kajiwa dilakukan ketika seorang anak mencapai masa pubertas dan memasuki masa remaja. Pada momen ini, anak-anak akan dipandu oleh orang tua dan tetua adat dalam merayakan dan menjalani upacara ini. 

BACA JUGA:Termasuk Pacaran Halal, Indonesia Memiliki Tradisi Unik Mencari Jodoh Berdasarkan Keberagaman Budaya

"Watu Kajiwa" berasal dari dua kata dalam bahasa Lembata, yaitu "Watu" yang berarti batu, dan "Kajiwa" yang berarti besar. Dalam upacara ini, anak laki-laki akan diuji keberaniannya dengan melompati batu besar yang tingginya mencapai beberapa meter.

 

Simbolisme Batu

Batu besar yang menjadi bagian penting dari upacara ini memiliki makna simbolis yang mendalam. Batu dianggap sebagai simbol tantangan dan peralihan dari masa kanak-kanak menuju kedewasaan. Melompati batu besar menandakan bahwa anak laki-laki tersebut telah siap menghadapi tantangan dan tanggung jawab kehidupan sebagai seorang dewasa.

 

Prosesi Upacara Watu Kajiwa

Sumber: