Disway banner

Modal Kecil di Desa Bisa Ternak Apa? Ini 5 Ide yang Cepat Menghasilkan

Modal Kecil di Desa Bisa Ternak Apa? Ini 5 Ide yang Cepat Menghasilkan

Modal Kecil di Desa Bisa Ternak Apa? Ini 5 Ide yang Cepat Menghasilkan--DOK/NET

Radarkepahiang.id -  Memulai usaha ternak di pedesaan dengan modal terbatas kini bukan lagi sekadar impian. Banyak peluang bisnis peternakan yang menawarkan potensi keuntungan menjanjikan, bahkan dengan modal awal sekitar Rp5 juta. Pilihan usaha ini sangat cocok bagi para pemula yang ingin terjun ke dunia bisnis dengan risiko yang relatif rendah.

BACA JUGA:5 Tanaman Teras yang Tidak Perlu Sering Disiram

BACA JUGA:Sederhana Namun Elegan, Ini 5 Inspirasi Teras Rumah di Desa Tampak Modern

Sektor peternakan di desa memiliki daya tarik tersendiri, terutama karena ketersediaan lahan, sumber daya alam, dan pasar lokal yang stabil. Berbagai jenis ternak dapat dibudidayakan dengan siklus panen yang cepat, memungkinkan perputaran modal yang efisien dan hasil yang segera terlihat. Hal ini penting untuk menjaga keberlanjutan usaha bagi para pelaku bisnis mikro.

 

Berikut 5 Ide usaha ternak di desa yang dapat dimulai dengan modal sekitar Rp5 juta.

 

1. Ternak Ayam Kampung

saha ternak ayam kampung, khususnya jenis super, Joper, atau KUB, menjadi pilihan populer karena modal yang dibutuhkan relatif kecil dan perawatannya tidak terlalu rumit. Dengan modal awal sekitar Rp300 ribu hingga Rp1 juta, Anda sudah bisa mendapatkan puluhan bibit Day Old Chick (DOC) beserta pakan awalnya. Untuk skala yang sedikit lebih besar, yaitu 100 ekor bibit beserta pakan awal, modal yang dibutuhkan berkisar antara Rp1.500.000 hingga Rp2.000.000.

BACA JUGA:Apel Kamtibmas, Gangster Dipastikan Tak Punya Tempat

BACA JUGA:Tak Kunjung Jera, Residivis Asal Rejang Lebong Berhasil Diringkus Tim Elang Juvi

Ayam kampung super dikenal memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dan dapat dipanen dalam waktu 60 hingga 70 hari. Masa panen untuk ayam kampung pedaging biasanya berkisar antara dua hingga tiga bulan, memungkinkan perputaran modal yang cepat.

Perawatan ayam kampung relatif mudah dan memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik terhadap berbagai penyakit dibandingkan jenis ayam lainnya. Pakan juga dapat disesuaikan dengan bahan lokal untuk menekan biaya operasional, menjadikannya pilihan ideal bagi pemula di pedesaan.

 

Sumber: