Terjaga Kebersihannya, Ini Cara Agar Tandon Air Tidak Berlumut

Senin 09-02-2026,19:07 WIB
Reporter : Reka Fitriani
Editor : Hendika

Radarkepahiang.id - Masalah lumut pada tandon sering kali muncul tanpa disadari, padahal dampaknya bisa cukup mengganggu kualitas air di rumah. Dengan menerapkan tips cara agar tandon air tidak berlumut, Anda bisa menjaga air tetap jernih, tidak berbau, dan aman digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA:Ini 3 Jenis Pohon Tabebuya yang Cocok untuk Tanaman Rumah

BACA JUGA:10 Ide Jualan Catering Sahur Harian Selama Ramadhan

Lumut sendiri biasanya tumbuh akibat kombinasi cahaya, kelembapan, dan perawatan yang kurang optimal. Selain mengganggu secara visual, keberadaan lumut juga dapat menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme lain. Karena itu, perawatan tandon tidak boleh dilakukan setengah-setengah.

Ini beberapa cara dan tips agar tandon tidak berlumut

1. Tutup Tandon dengan Rapat
Menjaga tandon selalu tertutup rapat menjadi langkah awal yang sangat penting. Penutup yang rapat berfungsi menghalangi masuknya cahaya, debu, serangga, maupun kotoran lain yang bisa memicu pertumbuhan lumut. Saat cahaya matahari masuk ke dalam tandon, proses fotosintesis lumut akan semakin cepat terjadi.
Selain itu, penutup yang tidak rapat sering kali menjadi celah masuknya air hujan yang membawa spora alga. Dengan memastikan tutup tandon terpasang sempurna dan tidak retak, Anda sudah mengurangi salah satu penyebab utama lumut berkembang di dalam air.

BACA JUGA:Tok! Raperda Tentang Penyelenggaraan Parkir Disahkan, Ini Target Pemkab Kepahiang

BACA JUGA:Segera Dirilis, Ini Kelebihan dan Kekurangan Film Mortal Kombat 2

2. Kuras Tandon Secara Rutin
Menurut laman Sunrise Tank, idealnya tandon dikuras setiap 6 hingga 12 bulan sekali, tergantung intensitas pemakaian dan kondisi lingkungan sekitar. Pengurasan membantu menghilangkan endapan kotoran yang menempel di dasar dan dinding tandon.
Saat menguras, gosok seluruh bagian dalam tandon menggunakan sikat khusus. Untuk hasil lebih optimal, Anda bisa memanfaatkan larutan cuka yang dicampur air sebagai pembersih alami. Cara ini efektif membantu menghambat pertumbuhan lumut tanpa meninggalkan residu berbahaya.

BACA JUGA:Menyimpan Duka Mendalam, Keluarga Korban Percayakan Polisi Ungkap Kematian Wanita Tersengat Listrik!

BACA JUGA:Tips Mempersiapkan Diri Menghadapi Puasa Ramadhan

3. Minimalkan Paparan Sinar Matahari Langsung
Penempatan tandon juga berpengaruh besar terhadap munculnya lumut. Tandon yang terkena sinar matahari langsung sepanjang hari cenderung lebih cepat berlumut karena cahaya menjadi pemicu utama pertumbuhan alga.
Sebisa mungkin, letakkan tandon di area yang teduh atau beri pelindung tambahan seperti atap sederhana. Dengan mengurangi paparan sinar matahari, suhu air menjadi lebih stabil dan proses fotosintesis lumut dapat ditekan secara signifikan.

4. Gunakan Larutan Anti-Alga
Penggunaan larutan anti-alga bisa menjadi solusi tambahan untuk mencegah lumut. Beberapa bahan yang umum digunakan antara lain klorin, algasida khusus tandon, atau hidrogen peroksida dalam dosis sangat rendah.
Penggunaan bahan ini harus dilakukan secara hati-hati agar tidak membahayakan kesehatan. Pastikan dosis sesuai anjuran dan lakukan pembilasan sebelum air digunakan kembali. Langkah ini sering dimanfaatkan sebagai bagian dari tips cara agar tandon air tidak berlumut yang efektif dalam jangka panjang.

BACA JUGA:Dianggarkan Rp1 Miliar, Dinas PUPR Segera Bebaskan Lahan di Lokasi Jembatan Kampung Bogor!

 

5. Pilih Tandon Berwarna Gelap
Pemilihan warna tandon sering kali dianggap sepele, padahal cukup berpengaruh. Tandon berwarna gelap seperti hitam atau biru tua lebih efektif menghalangi cahaya masuk ke dalam air.
Dengan minimnya cahaya, potensi pertumbuhan lumut menjadi jauh lebih kecil. Karena itu, banyak produsen merekomendasikan tandon gelap sebagai solusi pencegahan lumut yang praktis dan tahan lama.

6. Bersihkan Pipa dan FIlter Secara Rutin
Tidak hanya tandon, sistem distribusi air juga perlu diperhatikan. Pipa dan filter yang kotor dapat menjadi tempat menumpuknya lumut dan kotoran, lalu terbawa kembali ke dalam tandon.
Pembersihan pipa dan filter secara berkala membantu menjaga aliran air tetap bersih. Filter yang terawat juga berfungsi menyaring partikel kecil yang bisa memicu pertumbuhan lumut di dalam tandon.

BACA JUGA:Penonton Langsung Meledak, Ini Tutorial Cara Menembus Jutaan Penonton pada Reels Facebook Pro

7. Amankan Saluran Masuk dan Keluar Air
Saluran masuk dan keluar air sebaiknya dilengkapi dengan saringan atau penutup tambahan. Langkah ini mencegah masuknya kotoran, daun, dan organisme kecil yang bisa menjadi pemicu lumut.
Dengan saluran yang terlindungi, kualitas air di dalam tandon lebih terjaga. Kombinasi langkah ini dengan perawatan rutin akan membuat tips cara agar tandon air tidak berlumut bekerja lebih maksimal dan konsisten.

Pertanyaan seputar lumut pada tandon air, kenapa toren bisa berlumut?
Toren air mudah berlumut karena paparan sinar matahari, penutup yang kurang rapat, serta jarang dikuras. Cahaya dan kelembapan menjadi kondisi ideal bagi lumut dan alga untuk berkembang, apalagi jika ada endapan kotoran di dalam tandon.

BACA JUGA:Manusia Hidup Ribuan Tahun, Begini Prediksi Masa Depan Menurut Teknologi AI

Apa Bayclin bisa membunuh lumut?
Bayclin yang mengandung klorin memang bisa membunuh lumut. Namun penggunaannya harus sangat hati-hati, dengan dosis kecil dan tandon dibilas bersih agar tidak meninggalkan residu berbahaya.

Apakah Tandon air perlu diganti?
Tandon tidak selalu harus diganti. Penggantian diperlukan jika tandon retak, bocor, atau materialnya sudah rapuh sehingga sulit dibersihkan.

Apakah kualitas air terganggu jika tandon berlumut?
Ya, lumut dapat menurunkan kualitas air karena menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme dan membuat air berbau serta kurang higienis.

Kategori :