Dipicu Hubungan Asmara, Oknum Dokter di Kepahiang Diringkus Karena Penganiayaan

Kamis 28-07-2022,10:51 WIB
Reporter : Epran Antoni
Editor : Hendika

RK ONLINE - Apa yang dilakukan oknum dokter BD, warga Kelurahan Pasar Ujung Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, ternyata menjadi malapetaka bagi dirinya sendiri. 

BACA JUGA:Uang Palsu Berulang Kali Gagal Dicetak

Diduga tega menganiaya teman wanitanya yang dipicu persoalan hubungan asmara, oknum dokter yang diketahui bertugas di RSUD Kepahiang ini, terpaksa diringkus jajaran Polres Kepahiang Polda Bengkulu. Bahkan saat ini oknum dokter BD yang diduga menganiaya teman wanitanya hingga mengakibatkan korban mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya ini, secara resmi sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

 

Dengan dugaan penganiayaan, Selasa (26/7/22) BD secara resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk kepentingan pemeriksaan Unit PPA Satreskrim Polres Kepahiang.

BACA JUGA:Kosmetik Kadaluarsa Beredar di Pasar Kepahiang

Kapolres Kepahiang AKBP. Yana Supriatna, S.IK, M.Si melalui Kasat Reskrim, Iptu. Doni Juniansyah, SM menyampaikan, setelah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap pelapor dan terlapor, pihaknya mengambil kesimpulan dengan menetapkan oknum dokter ini menjadi tersangka. 

 

"Pascakita tetapkan tersangka, terduga pelaku langsung kita tahan di sel tahanan Polres Kepahiang," terang Doni.

 

Doni menceritakan kalau 15 Juli lalu, sekitar pukul 17.00 WIB korban yang bernama Sinta, mendatangi rumah terduga pelaku yang sekaligus merupakan lokasi praktek terduga pelaku. Melihat terduga pelaku yang sedang melayani pasien, korban kemudian langsung ke dalam rumah. 

 

Setelah praktek tutup dan semua pasien beserta karyawan pulang, sekira pukul 20.00 WIB oknum dokter ini masuk ke dalam rumah dan berbincang dengan korban. Dalam perbincangan itu lanjut Doni, korban mempertanyakan kejelasan hubungan asmara mereka. 

BACA JUGA:Puluhan Tahun Bersama, Kakek dan Nenek Ini Dinikahkan Kembali

Selain itu korban juga mempertanyakan janji terduga pelaku untuk membuka usaha laundry/jasa pencucian pakaian. Sayangnya bukan mendapatkan jawaban yang menyenangkan, korban malah diduga dipukuli terduga pelaku yang saat itu tersulut emosi.

Kategori :