Kepala Berat dan Hidung Mampet Terus? Waspada Bisa Jadi Sakit Kepala Sinus
Sakit kepala perlu dipahami dengan baik penyebabnya--Dok/Net
Radarkepahiang.id - Sakit kepala itu rasanya memang nggak enak, tapi kalau yang kamu rasakan adalah rasa berat dan tertekan di area dahi, pipi, atau sekitar mata, disertai hidung yang mampet nggak plong-plong, maka besar kemungkinan itu bukan migrain biasa.
Kondisi ini sering disebut sakit kepala sinus, dan banyak orang salah mengira itu hanya pilek biasa yang telat sembuh.
Sinusitis jika dibiarkan bisa mengganggu aktivitas harian, bikin susah tidur, bahkan menurunkan kemampuan mencium bau. Memahami apa itu sakit kepala sinus, kenapa bisa terjadi, dan apa yang bisa dilakukan di rumah, penting supaya kamu bisa bertindak lebih cepat sebelum gejalanya makin mengganggu. Yuk kita bahas.
BACA JUGA:Rendah Kafein, Nikmati Teh Hojicha dengan Aroma Kopi
1. Apa itu Sinusitis
Sinus sebenarnya adalah rongga udara yang ada di dalam tulang wajah kita. Letaknya ada di dahi, di kedua pipi, dan di belakang area mata serta hidung. Rongga ini dalam kondisi normal berisi udara dan dilapisi lendir tipis yang berfungsi menyaring debu dan kuman sebelum masuk ke paru-paru. Masalah mulai muncul ketika rongga sinus mengalami peradangan, biasanya dipicu oleh flu, alergi, atau infeksi bakteri.
Saat meradang, lapisan sinus membengkak dan memproduksi lendir lebih banyak dari biasanya. Lendir yang kental ini sulit keluar karena salurannya tersumbat, akibatnya tekanan di dalam rongga meningkat. Tekanan inilah yang menimbulkan rasa nyeri tumpul dan berat di wajah dan kepala. Jadi bukan karena pembuluh darah yang melebar seperti pada migrain, tapi murni karena rongga yang penuh dan tertekan.
BACA JUGA:Hidupkan AC Bikin Mobil Boros BBM? Ini Penjelasannya
2. Ciri Khas Sakit Kepala Sinusitis
Ciri khas sakit kepala sinus cukup khas dan bisa kamu amati sendiri. Pertama, nyerinya terasa tumpul seperti ditekan, bukan berdenyut, dan lokasinya ada di dahi, pipi, atau pangkal hidung. Kedua, rasa sakit itu akan makin terasa kalau kamu menunduk. Coba saja posisi mau sujud, biasanya langsung terasa “jleb” di area wajah.
Ketiga, hidung mampetnya parah, napas terasa bunyi, dan ingusnya biasanya kental berwarna kuning atau hijau. Keempat, yang sering bikin bingung adalah gigi atas bisa ikut ngilu padahal gigi tidak berlubang. Ini terjadi karena akar gigi atas letaknya dekat dengan sinus maksila di pipi.
Kelima, kemampuan mencium bau bisa berkurang atau hilang sama sekali. Nggak bisa nyium aroma kopi pagi itu salah satu tanda umum. Keenam, gejalanya biasanya paling parah di pagi hari karena lendir menumpuk semalaman saat kamu tidur berbaring.
3. Bedanya dengan Migrain?
Sumber:




