Transaksi Digital Kian Marak, Ini Cara Aman Beraktivitas di Era Serba Online
Transaksi keuangan aman--JIMMY/RK
Radarkepahiang.id - Perkembangan teknologi membuat transaksi digital semakin menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari belanja online, pembayaran tagihan, hingga transfer uang kini bisa dilakukan hanya melalui ponsel.
Namun di balik kemudahan tersebut, ancaman kejahatan siber juga semakin meningkat. Penipuan online, pencurian data, hingga pembobolan rekening menjadi risiko yang harus diwaspadai oleh masyarakat.
Agar tetap aman saat bertransaksi digital, ada sejumlah langkah penting yang perlu diperhatikan. Berikut tips yang bisa diterapkan untuk meminimalisir risiko kejahatan digital:
BACA JUGA:Digitalisasi Pendidikan: Kemenag Rejang Lebong Dorong Madrasah Adaptasi Teknologi
1. Gunakan Aplikasi Resmi dan Terpercaya
Pastikan selalu menggunakan aplikasi resmi yang diunduh dari platform terpercaya seperti Play Store atau App Store. Hindari menggunakan aplikasi dari sumber tidak jelas karena berpotensi mengandung malware. Gunakan juga layanan dari lembaga keuangan atau platform yang sudah memiliki izin resmi.
2. Jaga Kerahasiaan Data Pribadi
Data pribadi seperti PIN, password, kode OTP, dan nomor kartu tidak boleh dibagikan kepada siapapun, termasuk pihak yang mengaku dari bank atau layanan tertentu. Modus penipuan seringkali memanfaatkan kelengahan pengguna untuk mendapatkan data penting tersebut.
BACA JUGA:Sejarah Awal Kejayaan YouTube, Dari Video Sederhana hingga Raksasa Digital Dunia
3. Aktifkan Verifikasi Ganda
Gunakan fitur keamanan tambahan seperti two-factor authentication (2FA) atau verifikasi dua langkah. Fitur ini akan memberikan perlindungan ekstra terhadap akun dari akses tidak sah. Dengan 2FA, setiap aktivitas login atau transaksi biasanya membutuhkan kode tambahan yang dikirim ke perangkat pengguna.
4. Waspadai Link dan Pesan Mencurigakan
Sumber:




