Disway banner

Ungkap Misteri Kasus Kematian Sopiah, Polisi Periksa Belasan Saksi!

Ungkap Misteri Kasus Kematian Sopiah, Polisi Periksa Belasan Saksi!

Ungkap Misteri Kasus Kematian Sopiah, Polisi Periksa Belasan Saksi!--Reka Fitriani

Radarkepahiang.id - Hingga kini Satreskrim Polres Kepahiang belum menetapkan tersangka atas kasus penemuan mayat di liku 9 perbatasan Kepahiang-Bengkulu. Yakni, mayat Sopiah (22) yang ditemukan meninggal dunia dalam keadaan mengandung di tengah tumpukan sampah, yang diketahui merupakan warga Desa Sungai Penuh, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas.

BACA JUGA:Pemuda Asal Kepahiang yang 'Garap Ladang' Pacar Bawah Umur Ingkari Janji Menikahi Korban!

BACA JUGA:Lengkapi Berkas Perkara Dugaan Penghilangan Aset Lahan, Kejari Kepahiang Gandeng Ahli!

Terbaru, sebanyak 11 saksi-saksi terkait sudah diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polres Kepahiang. Demikian disampaikan Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, SH S.Ik MH melalui Kasat Reskrim Iptu Bintang Yudha Gama, S.Trk S.Ik melalui Kanit Pidum Ipda Abdullah Barus, SH.

 

"Total sudah 11 saksi yang kita mintai keterangan terkait dengan kasus penemuan mayat atas nama Sopiah," ujar Kanit Pidum.

BACA JUGA:Download Sekarang, APK Penghasil Uang 2026 Terbukti Membayar!

BACA JUGA:3 Tanaman Hias Daun Unik untuk Dekorasi Teras yang Mudah Dirawat

Kanit Pidum menerangkan, kesebelas saksi yang diperiksa adalah saksi-saksi yang berada di lingkungan terdekat korban berada di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan.

 

"Langkah-langkah kita lakukan adalah menggali dan mencari bukti-bukti, serta mengumpulkan keterangan saksi. Juga dibantu dari aparat kepolisian Polsek Sungai Penuh," ujar Kanit Pidum.

BACA JUGA:Sedang Tren di 2026, 3 Desain Gambar Rumah Minimalis Miring

BACA JUGA:Solusi Murah tapi Tetap Elegan, 3 Model Pintu Rumah dari Triplek yang Awet dan Murah!

Sebelumnya, kasus penemuan mayat Sopiah (22) sudah dilakukan autopsi untuk mengetahui sebab kematian korban oleh dokter forensik. Disisi lain, aparat kepolisian juga sudah mengirim sampel DNA korban dan janin untuk diketahui ayah dari janin korban.

Sumber: