Soal Hasil Autopsi Gita Fitri Ramadani, Ini Kata Kapolres Kepahiang!
Soal Hasil Autopsi Gita Fitri Ramadani, Ini Kata Kapolres Kepahiang!--Reka Fitriani
Radarkepahiang.id - Kasus kematian Gita Fitri Ramadani (25) perempuan asal Desa Batu Bandung, Kecamatan Muara Kemumu yang tewas karena tersengat listrik jerat babi masih menuai tanda tanya publik. Tak sedikit, masyarakat yang mendesak hasil autopsi yang dilakukan oleh tim doker forensik untuk segera diumumkan ke publik.
Meski sudah ditetapkan tersangka dalam kasus kematian Gita Fitri Ramadani, publik nampaknya masih belum puas dan ingin mengetahui sebab kematian wanita muda yang merupakan Mahasiswi Universitas Terbuka tersebut. Ketidakpuasan publik tersebut ialah menanti diumumkannya hasil autopsi dokter forensik belum lama ini.
BACA JUGA:Sampaikan LKPJ TA 2025, Target PAD Pemkab Kepahiang Hanya Diangka Rp61,3 Miliar!
BACA JUGA:Potensi Rp75 Ribu Per Hari Langsung Cair ke Rekening, Ini Aplikasi Penghasil Saldo DANA Gratis!
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernananda, SH S.Ik MH menjelaskan terkait dengan hasil autopsi tersebut akan disampaikan langsung oleh pihak berwenang.
"Soal hasil autopsi, nanti dokter forensik langsung yang menyampaikan hasilnya," singkat Kapolres.
BACA JUGA:Tetap Produktif, 5 Ide Edible Garden Buah dan Sayur di Teras dan Pagar Sempit
BACA JUGA:Modal Minum Cuan Besar, 5 Peluang Usaha di Kampung untuk Usia 30an
Kapolres menerangkan, dari rekonstruksi yang dilakukan aparat kepolisian Senin 30 Maret 2026 di lokasi tempat kejadian perkara memperagakan satu per satu adegan kronologi kejadian tewasnya Gita Fitri Ramadani di areal perkebunan milik tersangka MK (57) di Desa Talang Sawah, Kecamatan Bermani Ilir. Dari rekonstruksi tersebut, kata Kapolres tidak ada kronologi adegan yang ditutup-tutupi sesuai dengan hasil penyidikan dan akan dilengkapi dalam berkas perkara penyidikan.
"Setelah rekonstruksi ini akan dilengkapi berkas penyidikannya dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri," sampai Kapolres Kepahiang.
BACA JUGA:Saat Kebakaran Korban Tengah Shalat Magrib, Uang Rp70 Juta Ikut Dilalap Si Jago Merah!
Sumber:




