Penyebab Kematian Belum Terungkap, Polisi Periksa CCTV Tempat Sopiah Bekerja!
Penyebab Kematian Belum Terungkap, Polisi Periksa CCTV Tempat Sopiah Bekerja!--DOK/RK
Radarkepahiang.id - Aparat kepolisian Polres Kepahiang saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap sebab kematian Sopiah (22) wanita muda asal Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas. Sedikitnya, lebih dari 8 saksi-saksi yang diperiksa atas kematian korban, diketahui korban ditemukan tewas mengenaskan di kawasan liku sembilan jalur lintas Kepahiang-Bengkulu pada 10 Maret 2026 lalu.
BACA JUGA:7 Pilihan Sneakers Nike Di Bawah 1 Juta Saat Promo Gajian, Nyaman Dan Tetap Terjangkau
BACA JUGA:Pasca Lebaran Penyakit Diare Dominan Serang Masyarakat, Ini Imbauan Dinkes!
Mirisnya, korban ditemukan meninggal dunia ditengah tumpukan sampah dan berdasarkan hasil visum RSUD Kepahiang korban diketahui tengah berbadan dua. Sejauh ini, aparat kepolisian belum menyimpulkan apa yang menjadi pemicu kematian korban bersama bayi yang masih ada dalam kandungannya tersebut.
Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, SH S.Ik MH melalui Kasat Reskrim Iptu Bintang Yudha Gama, S.Trk S.Ik menerangkan, polisi menunggu hasil autopsi terhadap jenazah korban. Disamping itu, untuk mengungkap penyebab lainnya, juga dilakukan pengambilan sampel DNA terhadap korban dan janin yang dikandungnya.
BACA JUGA:TPST Lubuk Saung Dinilai Tak Lagi Layak, Tahun Ini Pemkab Lakukan Perluasan Lahan
BACA JUGA:Pemkab Kepahiang Terapkan Kebijakan WFA Proposional Usai Libur Lebaran, Aktif 30 Maret!
"Sampel DNA yang diambil ini untuk memastikan siapa ayah dari janin yang dikandung oleh korban, dari situ nanti akan dilakukan pengembangan penyelidikan. Guna mengungkap sebab pasti kematian korban," jelas Kasat Reskrim.
Tak hanya itu, dijelaskan Kasat Reskrim Bintang, aparat kepolisian juga melakukan pemeriksaan terhadap CCTV dimana terakhir kali korban terlihat, salah satunya ditempat korban bekerja di desa asalnya.
BACA JUGA:Tanpa Undang Teman, Aplikasi Penghasil Uang 2026 WD Cepat ke DANA
BACA JUGA:3 Model Kandang Ayam Bambu Modern Sirkulasi Udara Maksimal untuk Ternak Rumahan
"Iya, bekerjasama dengan Kominfo, penyidik mengecek keberadaan 2 titik CCTV. Sejauh ini belum ada kesimpulan, itu masih dalam penyidikan kita, sampel DNA tinggal menunggu hasil, termasuk hasil autopsi," singkat Kasat Reskrim.
Sumber:



