Disway banner

Langsung ke Masyarakat, Pendistribusian Gas LPG 3 Kg Hanya Batas Pangkalan

Langsung ke Masyarakat, Pendistribusian Gas LPG 3 Kg Hanya Batas Pangkalan

Langsung ke Masyarakat, Pendistribusian Gas LPG 3 Kg Hanya Batas Pangkalan--DOK/RK

Radarkepahiang.id - Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kepahiang Herman Zamhari, Mp menegaskan distribusi terakhir gas LPG 3 kilogram bersubsidi hanya ditingkat pangkalan. Untuk kemudian diperjual belikan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp21 ribu sampai dengan Rp22 ribu langsung kepada masyarakat.

BACA JUGA:Proses Autopsi GFR Diwarnai Unjuk Rasa Warga Menuju TPU Batu Bandung

BACA JUGA:Fenomena Alam Blood Moon, Jangan Lupa Hari Ini Ngabuburit Sambil Menyaksikan Gerhana Bulan Total Ya!

Artinya, dari pangkalan tidak diperbolehkan menyalurkan gas LPG bersubsidi 3 kilogram kepada pengecer yang disinyalir dapat menaikkan harga jauh diatas HET, bahkan mencapai Rp30ribu sampai dengan Rp35 ribu per tabung. Herman menerangkan, kuota gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Kepahiang sebanyak 3.825 per bulan, ditambah 2.800 tabung ditambah dalam rangka Ramadhan 1447 dan menjelang Idul Fitri.

BACA JUGA:Dari 518 Bidang Tanah Aset Pemkab Kepahiang, 105 Bidang Belum Bersertifikat!

BACA JUGA:Hp Milik Korban Belum Ditemukan, Polisi Ungkap Keterkaitannya dengan Tersangka Pemilik Lahan

"Sesuai dengan ketentuan, distribusi gas LPG 3 Kilogram ini hanya sampai pangkalan saja, masyarakat seharusnya beli di pangkalan. Kita akan menelusuri, pengecer warung-warung ini dapat gas 3 Kg darimana, jika terdapat permainan oknum, maka akan ditindak tegas," jelas Herman.

 

Mengenai hal itu, dijelaskan Herman, pihaknya berkoordinasi dengan pihak agen, hal ini untuk memastikan agar seluruh pangkalan mendistribusikan langsung gas LPG 3 Kg kepada masyarakat. Di Kabupaten Kepahiang menurutnya terdapat 179 pangkalan resmi yang tersebar di seluruh kecamatan, desa dan kelurahan.

BACA JUGA:Terbukti Membayar, Ini 5 Game Penghasil Saldo DANA Incaran Netizen

BACA JUGA:5 Peluang Usaha untuk IRT Tanpa Harus Jago Marketing, Cukup Mulut ke Mulut

"Dengan kondisi tersedianya pangkalan sebanyak itu, harusnya masyarakat kita dapat menjangkau pembelian gas LPG 3 Kilogram langsung di pangkalan. Kita sudah memanggil agen, agar melakukan pembinaan terhadap pangkalan, serta menindak tegas pangkalan yang menyimpang," jelas Herman.

 

Herman menilai, dengan kuota yang dialokasi untuk Kabupaten Kepahiang, menurut agen penyalur distribusi berjalan dengan lancar sesuai dengan ketentuannya. Sehingga pihaknya tidak mengetahui penyebab pasti kelangkaan gas yang terjadi ditingkat masyarakat.

Sumber: