Segini Besaran Iuran Sampah Tingkat Kelurahan di Kepahiang
Segini Besaran Iuran Sampah Tingkat Kelurahan di Kepahiang--Reka Fitriani
Radarkepahiang.id - Pengelolaan sampah ditingkat kelurahan kini tidak lagi menjadi tanggungjawab dan kewenangan petugas kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Masing-masing kelurahan yang sudah memiliki kendaraan roda tiga sarana angkutan sampah, sudah mengelola penanganan sampahnya oleh Kelompok Usaha Bersama (KUB).
Dalam ketentuannya, masyarakat dibebankan iuran jemputan sampah oleh petugas kebersihan KUB rata-rata kisaran Rp10.000 sampai dengan Rp15.000 per rumah.
BACA JUGA:Angka Perceraian di Kepahiang Tinggi, Bupati Zurdinata: Harus Ditekan Sejak Dini!
BACA JUGA:Dana Pusat Belum Turun, Pelaksanaan untuk SPPG di Kepahiang Baru Siap Lahan
"Iya, masyarakat dibebankan iuran angkut jemput sampah Rp15.000 per rumahnya, sampahnya dijemput tiap pagi oleh petugas kebersihan," ungkap Devita (26) salah seorang IRT asal Kelurahan Kampung Pensiunan.
Sementara itu, jika masyarakat dibebankan iuran kebersihan, apakah akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor penanganan persampahan. Menanggapinya, Camat Kepahiang Herman Zamhari, Mp terhadap pengelolaan sampah yang dilakukan oleh KUB Kelurahan, saat ini belum ditargetkan PAD oleh Pemkab Kepahiang.
BACA JUGA:Belum Disetujui Pemkab Kepahiang, PDAM Tunda Kenaikan Tarif Air Bersih
BACA JUGA:Gawat! Baru Naik Harga Kopi di Kepahiang Sudah Mulai Turun Lagi
Dimana menurutnya, sesuai dengan kesepakatan, uji coba penanganan sampah yang dikelola oleh KUB ini, pendapatannya untuk biasa operasional KUB. Antara lain biaya operasional kendaraan, perawatan, serta gaji personel yang mengangkut sampah dari rumah- rumah warga.
BACA JUGA:Terbukti Membayar, Ini 5 Aplikasi Penghasil Saldo DANA Gratis
BACA JUGA:Ketersediaan Vaksin Rabies di Kepahiang Tak Sebanding Dengan Populasi HPR
"Saat ini belum menyetorkan PAD ke daerah, karena masih membiayai operasional KUB itu sendiri, kalau nanti memadai mungkin juga ditargetkan retribusi ke daerah, meski masih melibatkan petugas kebersihan dari Dinas LH. Karena dari KUB nanti dikumpulkan, lalu dipindahkan ke truk sampah Dinas LH untuk dibawa ke TPST," jelas Herman.
Sumber:










